Abstrak


PERBANDINGAN PERFORMA PRODUKSI AYAM PETELUR FASE LAYER DENGAN SISTEM KANDANG TERTUTUP DAN KANDANG TERBUKA : STUDI KASUS DI CV. BERKAT KARYA GEMILANG


Oleh :
Abdulrrohman - V2323001 - Sekolah Vokasi

Membandingkan performa produksi ayam petelur strain Novogen Brown yang dipelihara pada sistem kandang open house dan Closed house di CV. Berkat Karya Gemilang, Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Penelitian dilaksanakan menggunakan metode observasi, praktik lapangan, wawancara, dan studi pustaka dengan pendekatan deskriptif. Parameter yang diamati meliputi Feed Intake (FI), Hen Day Production (HDP), Feed Conversion Ratio (FCR), dan mortalitas. Data dianalisis secara deskriptif dan dilanjutkan dengan Independent Samples t-test menggunakan IBM SPSS Statistics 26 pada taraf kepercayaan 95%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Feed Intake pada kandang open house(122,20 g/ekor/hari) lebih tinggi dibandingkan Closed house (119,64 g/ekor/hari) dan keduanya berbeda nyata (p<0,05). Nilai Hen Day Production (HDP) pada kandang Closed house (92,02%) lebih tinggi dibandingkan open house (80,53%) dengan perbedaan yang signifikan (p<0,05), meskipun keduanya masih berada di bawah standar Novogen Brown sebesar 95,5%. Nilai Feed Conversion Ratio (FCR)pada kandang Closed house (2,12) lebih rendah dibandingkan open house (2,90), menunjukkan efisiensi penggunaan pakan yang lebih baik (p<0,05). Mortalitas pada kedua sistem kandang tergolong rendah, yaitu 0% pada open house dan 0,20% pada Closed house, sehingga masih berada dalam batas normal pemeliharaan ayam petelur komersial.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sistem kandang Closed house memberikan performa produksi ayam petelur strain Novogen Brown yang lebih baik dibandingkan sistem open house, terutama ditinjau dari nilai Hen Day Production (HDP) yang lebih tinggi dan Feed Conversion Ratio (FCR) yang lebih rendah. Kondisi mikroklimat yang lebih stabil pada kandang Closed house berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas ayam petelur.