Abstrak
PERAN DIRECTOR OF PHOTOGRAPHY (DOP) DAN EDITOR DALAM PEMBUATAN FILM DOKUMENTER “ASA DIBALIK GILINGAN”
Oleh :
Raihan Tegar Attabrani - V1123116 - Sekolah Vokasi
Tradisi Kirab Tebu Manten yang dilaksanakan di Pabrik Gula Madukismo, Bantul,Yogyakarta merupakan salah satu Warisan Budaya Takbenda yang mencerminkan harmoni antara industrialisasi gula dan kepercayaan lokal masyarakat Jawa. Minimnya dokumentasi audiovisual yang representatif menyebabkan tradisi ini kurang dikenal oleh generasi muda, khususnya Generasi Z. Tugas Akhir ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran director of photography (DOP) dan editor dalam memproduksi film dokumenter "Asa di Balik Gilingan" yang mengangkat prosesi Selamatan Giling dan Suling serta Kirab Tebu Manten, dengan fokus pada penciptaan suasana khidmat melalui elemen sinematografi dan penyuntingan gambar. Metode produksi dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu praproduksi, produksi, dan pascaproduksi. Pada tahap praproduksi disusun konsep kreatif, treatment, riset lapangan, serta perencanaan teknis pengambilan gambar dengan memadukan pendekatan dokumenter expository. Sebagai DOP, penulis merancang komposisi gambar, sudut pengambilan, dan pergerakan kamera yang menonjolkan kesakralan ritual, sementara sebagai editor,penulis menyusun ritme dan tempo penyuntingan untuk mempertahankan kesinambungan naratif dan suasana khidmat bagi penonton. Hasil produksi menunjukkan bahwa kolaborasi peran DOP dan editor berhasil menerjemahkan makna filosofis Tebu Manten ke dalam bahasa visual yang informatif sekaligus estetis, tanpa mengorbankan kejujuran dokumenter. Filmdokumenter ini diharapkan dapat menjadi media edukasi dan arsip digital yang membantu melestarikan tradisi Kirab Tebu Manten bagi generasi mendatang.