Abstrak
Analisis Pola Perlakuan Guru terhadap Keterlibatan Belajar Siswa di SD Negeri Kembaran
Oleh :
Nurlaeli Octaviani - K7122241 - Fak. KIP
Nurlaeli Octaviani. K7122241. Pembimbing Dr.
Suhartono, M.Pd. ANALISIS POLA PERLAKUAN GURU TERHADAP KETERLIBATAN BELAJAR
SISWA DI SD NEGERI KEMBARAN. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Juli 2026.
Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis
pola perlakuan guru terhadap keterlibatan belajar siswa di SD Negeri Kembaran;
(2) menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pola perlakuan guru terhadap
keterlibatan belajar siswa; dan (3) menganalisis dampak pola perlakuan guru
terhadap keterlibatan belajar siswa di SD Negeri Kembaran. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek
penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru kelas III, IV, dan V, serta siswa
kelas III, IV, dan V SD Negeri Kembaran. Data dikumpulkan melalui observasi,
wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles
dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan
kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pola
perlakuan guru diwujudkan melalui perlakuan verbal, nonverbal, dan pedagogis
yang responsif dan adaptif sesuai dengan karakteristik serta kebutuhan siswa;
(2) pola perlakuan guru dipengaruhi oleh faktor internal berupa motivasi
belajar, kepercayaan diri, dan regulasi diri siswa serta faktor eksternal
berupa kondisi kelas, penggunaan media pembelajaran, penataan lingkungan fisik,
dan dinamika sosial antarsiswa; dan (3) pola perlakuan guru memberikan dampak
positif terhadap berkembangnya keterlibatan perilaku, emosional, dan kognitif
siswa, sehingga meningkatkan partisipasi, rasa percaya diri, dan kemampuan
memahami materi selama proses pembelajaran. Simpulan penelitian menunjukkan
bahwa pola perlakuan guru yang positif, responsif, dan disesuaikan dengan
karakteristik siswa berkontribusi dalam menciptakan pembelajaran yang aktif,
nyaman, dan bermakna sehingga mendukung keterlibatan belajar siswa di sekolah
dasar.