;

Abstrak


Pengembangan Media Augmented Reality pada Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep IPAS Materi Sistem Pernapasan Manusia


Oleh :
Ani Subekti - S032502003 - Fak. KIP

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan proses pengembangan media pembelajaran Augmented Reality RESPIRA pada pembelajaran Problem Based Learning untuk meningkatkan pemahaman konsep IPAS materi sistem pernapasan manusia, (2) mendeskripsikan kelayakan media yang dikembangkan, (3) mendeskripsikan kepraktisan media dalam pembelajaran, dan (4) menguji efektivitas media dalam meningkatkan pemahaman konsep peserta didik sekolah dasar. Media RESPIRA dikembangkan sebagai media pembelajaran interaktif pada materi sistem pernapasan manusia. Kelayakan media ditinjau berdasarkan hasil validasi ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa. Kepraktisan media ditinjau berdasarkan respons peserta didik terhadap penggunaan media dalam pembelajaran. Efektivitas media ditinjau berdasarkan peningkatan pemahaman konsep peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Penelitian dilaksanakan di enam Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri, dengan peserta didik kelas V sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, angket, tes, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Analisis data kuantitatif meliputi uji normalitas, uji homogenitas, independent samples t-test, dan perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media RESPIRA berhasil dikembangkan sesuai tahapan ADDIE dengan mengintegrasikan objek tiga dimensi, materi, video, evaluasi interaktif, dan sintaks Problem Based Learning dalam aplikasi berbasis Android. Hasil validasi ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa menunjukkan bahwa media memenuhi kriteria sangat layak, sedangkan hasil respons peserta didik menunjukkan bahwa media memenuhi kriteria sangat praktis. Hasil independent samples t-test menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Rata-rata N-Gain kelompok eksperimen sebesar 59,04% dengan kategori cukup efektif, sedangkan kelompok kontrol sebesar 5,90% dengan kategori tidak efektif. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran Augmented Reality RESPIRA pada pembelajaran Problem Based Learning memenuhi kriteria layak, praktis, dan efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep IPAS materi sistem pernapasan manusia.