Abstrak
ANALISIS PENERAPAN QUALITY CONTROL DALAM MENJAGA KUALITAS PRODUK DI UNIT USAHA UNS FOOD
Oleh :
Dimas Budi Santoso - V1623031 - Sekolah Vokasi
Penerapan
Quality Control merupakan aspek penting dalam menjaga konsistensi mutu
produk pada industri pangan, termasuk di Unit Usaha UNS Food sebagai penyedia
layanan katering Universitas Sebelas Maret. Hasil observasi selama kegiatan
magang menunjukkan masih adanya ketidaksesuaian produk, seperti ukuran yang
tidak seragam, kualitas bahan baku yang belum memenuhi standar, serta perbedaan
kualitas antarvendor. Kondisi tersebut berpotensi menurunkan kepuasan pelanggan
sehingga diperlukan analisis terhadap penerapan Quality Control beserta
kendala dan upaya perbaikannya.Penelitian
ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data
dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka.
Analisis difokuskan pada penerapan Quality Control yang meliputi
pengendalian bahan baku melalui seleksi vendor, pengendalian produk akhir (finished
product control), serta identifikasi kendala dalam pelaksanaan pengendalian
kualitas di UNS Food.Hasil
penelitian menunjukkan bahwa UNS Food telah menerapkan Quality Control melalui
tiga tahapan, yaitu QC Transit, QC Sampling, dan QC Purna
Jual. Penerapan tersebut didukung oleh seleksi vendor, inspeksi produk saat
transit, penyediaan buffer stock, dan penanganan keluhan pelanggan.
Kendala yang masih ditemukan meliputi ketidaksesuaian produk dari vendor,
keterbatasan sampling, tekanan waktu akibat pesanan mendadak, inkonsistensi
kualitas antarvendor, serta risiko keterlambatan pengiriman. Sebagai upaya
perbaikan, UNS Food melakukan evaluasi vendor, penggantian produk, dokumentasi,
pemberian sanksi kepada vendor, serta mengusulkan Form Checklist Quality
Control Vendor Transit sebagai instrumen pengendalian mutu.
Berdasarkan
hasil penelitian, penerapan Quality Control di UNS Food telah berjalan
cukup baik, namun masih memerlukan penyempurnaan untuk meningkatkan konsistensi
kualitas. UNS Food disarankan mengimplementasikan Form Checklist Quality
Control Vendor Transit, meningkatkan proporsi sampling, memperkuat
pembinaan vendor, serta meningkatkan edukasi kepada pelanggan mengenai batas
waktu kelayakan konsumsi produk. Penelitian selanjutnya disarankan menguji
efektivitas instrumen tersebut menggunakan pendekatan kuantitatif atau mixed
Methods.