Abstrak


PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOLABORATIF DENGAN MEDIA VIDEO INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS PADA SISWA KELAS 4 SEKOLAH DASAR


Oleh :
Viorilla Anggraini - K7121288 - Fak. KIP

ABSTRAK Viorilla Anggraini. K7121288. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOLABORATIF DENGAN MEDIA VIDEO INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS PADA SISWA KELAS 4 SEKOLAH DASAR. Skripsi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Juli 2026. Hasil belajar IPAS siswa kelas 4 SDN Kwarasan 03 Sukoharjo masih rendah. Berdasarkan data pra-siklus, rata-rata nilai siswa hanya 60,89 dengan ketuntasan klasikal 33,33%. Hal ini disebabkan pembelajaran masih berpusat pada guru, siswa pasif, kurang bekerja sama, dan media yang digunakan kurang inovatif sehingga siswa kurang termotivasi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPAS melalui penerapan model pembelajaran kolaboratif dengan media video interaktif. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus. Subjek penelitian adalah 9 siswa kelas 4 SDN Kwarasan 03 Sukoharjo. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada setiap siklus. Pada siklus I rata-rata nilai siswa meningkat menjadi 68,44 dengan ketuntasan 44,44%. Pada siklus II rata-rata nilai meningkat menjadi 74,56 dengan ketuntasan 61,11%. Pada siklus III terjadi peningkatan yang signifikan dengan rata-rata nilai 82,89 dan ketuntasan klasikal 88,89%. Selain peningkatan nilai, hasil observasi menunjukkan siswa menjadi lebih aktif, antusias, berani bertanya, dan mampu bekerja sama dalam kelompok. Media video interaktif membuat materi IPAS lebih konkret dan mudah dipahami siswa. Simpulan dari penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran kolaboratif dengan media video interaktif dapat meningkatkan hasil belajar IPAS pada siswa kelas 4 SDN Kwarasan 03 Sukoharjo. Guru disarankan menggunakan model ini sebagai alternatif pembelajaran agar siswa lebih aktif dan hasil belajar meningkat.