Abstrak
Pengaruh Kampanye Politik di Media Sosial terhadap Partisipasi Pemilih Muda
Oleh :
Ratna Affifah Fatin - D0122112 - Fak. ISIP
Partisipasi pemilih pada Pilkada Kota Surakarta tahun 2024 menempati posisi kedua terendah (73,8%) se-Karisidenan Surakarta, dengan pemilih didominasi oleh pemilih muda (51,9%). Kemajuan teknologi menjadi peluang untuk melakukan kampanye politik melalui media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengukur besarnya pengaruh kampanye politik melalui media sosial terhadap partisipasi pemilih muda pada Pilkada Kota Surakarta tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang disusun dan telah diuji validitas dan reliabilitas. Kuesioner disebarkan kepada pemilih muda dengan usia 17-39 tahun sebagai responden yang dipilih melalui teknik stratified random sampling sebanyak 100 orang. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji asumsi klasik dan uji regresi berganda untuk mengetahui dan mengukur besarnya pengaruh antar variabel. Hasil analisis menunjukan bahwa kampanye politik di media sosial berpengaruh signifikan terhadap partisipasi pemilih muda dengan nilai F= 214, 681 dan nilai R square= 0,700 yang artinya kampanye politik di media sosial dapat menjelaskan 70% dari keadaan naik turunya partisipasi pemilih muda. Indikator kesamaan sumber kampanye politik memiliki pengaruh paling kuat terhadap partisipasi pemilih muda dengan nilai Standardized Beta (0,492) paling tinggi diatara 5 indikator lain.