Abstrak
Optimalisasi Peran Guru sebagai Pembimbing Akademik untuk Menumbuhkan Minat Literasi Membaca Siswa Kelas IV SD Negeri Brengkol.
Oleh :
Gusti Marlangen - K7122140 - Fak. KIP
ABSTRAKGusti
Marlangen, K7122140, Pembimbing Dr. Murwani Dewi Wijayanti, M.Pd. Optimalisasi
Peran Guru sebagai Pembimbing Akademik untuk Menumbuhkan Minat Literasi Membaca
Siswa Kelas IV SD Negeri Brengkol. Skripsi, Surakarta, Fakultas
Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret Surakarta, Juli 2026. Penelitian ini berangkat dari masih rendahnya minat literasi membaca
siswa kelas IV SD Negeri Brengkol. Kondisi tersebut terlihat dari kebiasaan
membaca yang belum terbentuk secara optimal, masih adanya siswa yang mengalami
kesulitan membaca dan memahami isi bacaan, serta pelaksanaan kegiatan literasi
di sekolah yang belum berjalan secara maksimal. Oleh karena itu, penelitian ini
bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan peran guru sebagai pembimbing akademik
dalam menumbuhkan minat literasi membaca, (2) mengidentifikasi faktor-faktor
yang mendukung maupun menghambat pelaksanaannya, (3) serta mengkaji strategi
yang diterapkan guru untuk meningkatkan minat membaca siswa. Penelitian
menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Penelitian
dilaksanakan di SD Negeri Brengkol dengan subjek penelitian terdiri atas guru
kelas IV, kepala sekolah, dan 20 siswa kelas IV. Data diperoleh melalui
observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji menggunakan
triangulasi sumber dan triangulasi teknik, sedangkan analisis data dilakukan
mengikuti tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) guru telah menjalankan perannya sebagai
pembimbing akademik dengan baik dalam mendukung peningkatan minat literasi
membaca siswa. Upaya yang dilakukan meliputi: (a) pembiasaan membaca sebelum
pembelajaran dimulai, (b) penyediaan bahan bacaan yang sesuai dengan
karakteristik siswa, (c) pemberian motivasi dan penghargaan, (d) pendampingan
selama kegiatan membaca, (e) serta pemantauan aktivitas membaca siswa di rumah.
(2) Keberhasilan pelaksanaan kegiatan tersebut didukung oleh komitmen guru,
tersedianya fasilitas literasi di sekolah, dukungan kepala sekolah, dan
keterlibatan orang tua. Sementara itu, (3) beberapa kendala yang masih dihadapi
antara lain kemampuan membaca sebagian siswa yang belum merata, keterbatasan
waktu untuk kegiatan literasi, serta belum optimalnya pelaksanaan program
literasi secara berkelanjutan. Berbagai strategi yang diterapkan guru terbukti
mampu meningkatkan ketertarikan siswa terhadap kegiatan membaca dan mendorong
terbentuknya kebiasaan membaca secara bertahap.
Kata
kunci: peran guru, pembimbing akademik,
minat literasi membaca, sekolah dasar.