Abstrak
Pengaruh Jus Kunyit (Curcuma longa) dan Kacang Merah (Phaseolus vulgaris)
terhadap Parameter Feses serta Transit Gastrointestinal pada Tikus Terinduksi
Loperamide
Oleh :
Sofia Putri Khaylila - M0422080 - Fak. MIPA
Konstipasi merupakan inefisiensi buang air besar yang ditandai dengan
buang air besar tidak tuntas, frekuensi berkurang atau nyeri, dan feses kaku.
Penanganan konstipasi berbasis bahan alami lokal berpotensi dikembangkan, antara
lain melalui pemanfaatan kunyit (Curcuma longa) yang bersifat antiinflamasi dan
kacang merah (Phaseolus vulgaris) yang kaya serat. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh pemberian jus kunyit dan kacang merah terhadap parameter
feses dan transit gastrointestinal pada tikus putih jantan (Rattus norvegicus) yang
diinduksi loperamide. Penelitian ini menggunakan 24 ekor tikus putih jantan yang
dibagi menjadi enam kelompok (kontrol positif, kontrol negatif, dan empat
kelompok perlakuan). Tikus diinduksi dengan loperamide 2 mL/200 g BB/hari
selama 7 hari dan dilanjutkan hingga 10 hari selama masa perlakuan. Tikus
kemudian diberi jus kunyit dan kacang merah dengan komposisi 1:1 selama 3 hari
pada variasi konsentrasi 30%, 60%, dan 100%. Parameter yang diamati meliputi
parameter feses serta transit gastrointestinal menggunakan penanda carmine red.
Data dianalisis menggunakan uji parametrik maupun non parametrik sesuai hasil
uji prasyarat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian jus kombinasi kunyit
dan kacang merah tidak berpengaruh terhadap parameter feses maupun transit
gastrointestinal.