Abstrak
Efektivitas Pelatihan Berbasis Microlearning Berbantuan LMS terhadap Kompetensi Manajerial dan Retensi Pengetahuan ASN di Badan Kepegawaian dan Pengelolaan SDM Kabupaten Cirebon
Oleh :
Johanes Albert Setiadi Lumbantoruan - K8522021 - Fak. KIP
Johanes Albert Setiadi Lumbantoruan. K8522021.
Pembimbing: Dr. Ratna Juwita, M.Pd. EFEKTIVITAS PELATIHAN BERBASIS MICROLEARNING
BERBANTUAN LMS TERHADAP KOMPETENSI MANAJERIAL DAN RETENSI PENGETAHUAN ASN DI
BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGELOLAAN SDM KABUPATEN CIREBON. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Sebelas Maret. Juli, 2026. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas pelatihan
berbasis Microlearning berbantuan LMS terhadap kompetensi manajerial dan
retensi pengetahuan di BKPSDM Kabupaten Cirebon. Metode penelitian menggunakan
pendekatan kuantitatif kuasi-eksperimen (one-group pretest-posttest design)
ditambah posttest kedua setelah 30 hari untuk mengukur retensi. Sampel
penelitian berjumlah 31 ASN (total sampling). Instrumen pengumpulan data
meliputi tes, kuesioner, dan dokumentasi. Validasi ahli (Aiken's V) menunjukkan
instrumen tes (0,96) dan konten (0,93) sangat valid. Analisis data menggunakan
uji paired sample t-test. Hasil kuesioner tanggapan peserta berkategori
Baik dengan rata-rata skor 4,12 (82,5%). Secara statistik, uji t tidak
signifikan terhadap kompetensi manajerial (ρ=0,908) dan retensi pengetahuan (ρ=0,063). Namun, analisis deskriptif menunjukkan tren
peningkatan positif pada indikator pelayanan publik (33% ke 61%), pengembangan
diri (16% ke 41%), dan pengambilan keputusan (27% ke 33%). Penurunan skor awal
disebabkan beban kognitif adaptasi, sedangkan kenaikan pasca-30 hari
menunjukkan efek retrieval practice. Disimpulkan bahwa pelatihan Microlearning
berbasis LMS memiliki potensi yang baik, jika diterapkan secara berkelanjutan
dengan penyesuaian desain pelatihan yang sesuai dan terfokus. Kata Kunci: Microlearning, Learning
Management System, kompetensi manajerial, retensi pengetahuan, ASN.