Abstrak
Studi Fenomenologi: Apatisme Mahasiswa terhadap Eksistensi ORMAWA di Universitas Sebelas Maret
Oleh :
Wahyu Cahyo Aji - K3122083 - Fak. KIP
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi faktual keterlibatan mahasiswa dalam organisasi mahasiswa (ORMAWA) yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengalaman subjektif mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) yang memiliki apatisme dalam memaknai eksistensi ORMAWA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi transendental. Partisipan merupakan tiga mahasiswa Universitas Sebelas Maret yang menunjukkan kecenderungan apatisme terhadap ORMAWA. Partisipan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur. Analisis data dalam penelitian ini melalui tahapan epoche, transcendental phenomenological reduction, imaginative variation dan synthesis of meanings and essence. Hasil penelitian menunjukkan lima kelompok makna yang terbentuk dari pengalaman mahasiswa terhadap eksistensi ORMAWA. (1) Eksistensi ORMAWA sebagai sarana pengemangan dan representasi mahasiswa; (2) Eksistensi ORMAWA tidak dimaknai sebagai kebutuhan pribadi; (3) Keterliatan dalam eksistensi ORMAWA dipandang berhadapan dengan prioritas dan tujuan pribadi; (4) Persepsi terhadap dinamika dan relasi organisasi membentuk pemaknaan terhadap eksistensi ORMAWA; (5) Eksistensi ORMAWA terlihat tetapi tidak selalu dekat dengan mahasiswa. Secara keseluruhan, apatisme terhadap eksistensi ORMAWA tidak menunjukkan penolakan terhadap keberadaan dan fungsi organisasi, melainkan rendahnya keterlibatan dan keterhubungan mahasiswa dengan ORMAWA. Saran untuk penelitian selanjutnya dapat menggunakan pendekatan lain guna mengeksplorasi faktor keterlibatan, hubungan antara persepsi dan tingkat partisipasi, serta strategi peningkatan relevansi ORMAWA bagi mahasiswa.