Abstrak
ANALISIS DAMPAK PERKEMBANGAN TEKNOLOGI DIGITAL, STRATEGI FOTOGRAFER DAN PERANAN LEMBAGA TERHADAP PERLINDUNGANHAK CIPTA KARYA FOTOGRAFI DI KOTA SURAKARTA
Oleh :
Danish Sahitha - F0121068 - Fak. Ekonomi dan Bisnis
Perkembangan pesat teknologi digital telah mengubah sudut pandang industri
fotografi, membuka peluang baru bagi para fotografer sebagai seniman visual
dengan menawarkan banyak keunggulan sekaligus menghadirkan tantangan yang
perlu diatasi. Di sisi lain, ada risiko yang menjadi tantangan serius dan sangat
merugikan, yaitu pelanggaran hak cipta. Dengan terus berlanjutnya pelanggaran
hak cipta selama ini, menimbulkan keresahan bagi sebagian anggota komunitas
fotografer Surakarta, yaitu merasa tidak nyaman dan khawatir atas karya fotografi
yang diuanggah di media internet akan risiko pelanggaran hak cipta. Penelitian ini
dilakukaan di kota Surakarta sebagai salah satu kota destinasi fotografi yang
menarik dan memiliki banyak komunitas fotografer dan aktif media sosial.
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kondisi tingkat
perlindungan hak cipta karya fotografi saat ini (existing). Disamping itu, penelitian
ini juga ditujukan untuk mengetahui kondisi tingkat perlindungan hak cipta karya
fotografi, apabila terkena dampak dari perkembangan teknologi digital, dampak
strategi fotografer yang diupayakan dan dampak peranan lembaga. Penelitian ini
dilakukan dengan pendekatan ekonomi kelembagaan, melalui pengamatan perilaku
individu fotografer yang didasarkan pada penilaian persepsi fotografer, studi kasus
dengan penyebaran kuisioner dan wawancara. Hasil penelitian diketahui bahwa
kondisi tingkat perlindungan hak cipta secara eksisting memiliki nilai 2,32 dalam
sekala Likert (1-5) dan masuk kotegori “Cukup”, artinya rata-rata perasaan
fotografer di pertengahan, antara nyaman dan khawatir atas kondisi tingkat
perlindungan hak cipta karya fotografi akan risiko pelanggaran hak cipta.
Sementara itu, kondisi tingkat perlindungan hak cipta karya fotografi, apabila
terjadi kenaikan 1 satuan nilai persepsi perkembangan teknologi digital akan
memberikan dampak pada penurunan perlindungan sebesar -25,30 % dan merubah
kategori tingkat perlindungan dari “Cukup” menjadi kategori “Rendah”, artinya
rata-rata fotografer menjadi merasa tidak nyaman dan khawatir akan risiko
pelanggaran hak cipta. Untuk variabel strategi fotografer, dapat memberikan
dampak pada peningkatan perlindungan hak cipta karya fotografi sebesar 15,96%,
sedangkan variabel peranan lembaga memberikan dampak positif sebesar 15,35%.
Dampak kedua variabel tersebut mampu meningkatkan kenyaman dan mengurangi
kekhawatiran responden akan kondisi perlindungan hak cipta yang ada.
Berdasarkan hasil analisis dampak keduanya mampu merubah kategori
perlindungan hak cipta karya fotografi dari “Cukup” ke kategori “Tinggi”.