Abstrak


Analisis Implementasi Sistem NADIA Dalam Efisiensi Proses Surat Menyurat Pada Asset Management Department Di PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Adi Soemarmo


Oleh :
Veronica Shinta Hapsari - K7522093 - Fak. KIP

Veronica Shinta Hapsari. K7522093. Pembimbing: Anton Subarno S.Pd., M.Pd., Ph.D. ANALISIS IMPLEMENTASI SISTEM NADIA DALAM EFISIENSI PROSES SURAT MENYURAT PADA ASSET MANAGEMENT DEPARTMENT DI PT. ANGKASA PURA INDONESIA KANTOR CABANG BANDARA ADI SOEMARMO. Tugas Akhir, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret Surakarta, 2026. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan implementasi Sistem NADIA; (2) mengidentifikasi hambatan yang dihadapi; (3) menganalisis solusi yang diterapkan dalam proses surat-menyurat pada Asset Management Department di PT. Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Adi Soemarmo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi non partisipan, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yang melibatkan pihak manajemen, kepala departemen, dan staf administrasi yang menggunakan Sistem NADIA secara langsung. Validitas data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik, peer debriefing, serta audit trail. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) implementasi Sistem NADIA berjalan dengan baik secara keseluruhan, hampir seluruh proses surat-menyurat telah dilakukan secara digital dengan rata-rata 20–60 surat per hari, dan pengguna menyatakan bahwa NADIA lebih efisien dibandingkan sistem IAEO sebelumnya; (2) hambatan yang ditemukan meliputi hambatan teknis berupa downtime sistem yang terjadi 1–2 kali per bulan dengan durasi 30 menit hingga 1 jam, hambatan sumber daya manusia berupa kesulitan adaptasi terhadap format pengisian data yang lebih ketat dan perbedaan tata letak antarmuka dari sistem sebelumnya, serta hambatan organisasional berupa keterbatasan kewenangan cabang dalam pengelolaan server dan tidak adanya parallel running selama masa transisi; (3) solusi yang diterapkan meliputi prosedur manual sementara saat downtime, mekanisme peer learning antarstaf, sosialisasi satu kali dari kantor pusat dengan sesi praktik langsung, serta dukungan teknis melalui helpdesk dan komunikasi berbasis email corporate. Simpulan penelitian ini adalah implementasi Sistem NADIA telah berhasil meningkatkan efisiensi proses surat-menyurat di InJourney Airports Kantor Cabang Bandara Adi Soemarmo, meskipun masih diperlukan penguatan pada aspek jadwal pelatihan berkelanjutan, diferensiasi pelatihan berdasarkan kemampuan pengguna, serta strategi mitigasi downtime yang lebih terstruktur seperti penerapan parallel running pada transisi sistem di masa mendatang.