Abstrak


HUBUNGAN BERPIKIR KRITIS DAN BERPIKIR REFLEKTIF DENGAN PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI UNS


Oleh :
Elvia Suzana Dewi Prasetya - K7722033 - Fak. KIP

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan persepsi terhadap keterampilan berpikir kritis dan persepsi terhadap keterampilan berpikir reflektif dengan prestasi akademik mahasiswa, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian terdiri atas mahasiswa semester IV dan VI Program Studi Pendidikan Akuntansi FKIP UNS dengan sampel sebanyak 117 mahasiswa yang dipilih melalui proportionate stratified random sampling. Persepsi terhadap keterampilan berpikir kritis diukur menggunakan adaptasi Critical Thinking Self-Assessment Scale Short Form (CTSAS Short Form) dari Payan-Carreira et al. (2022), persepsi terhadap keterampilan berpikir reflektif menggunakan adaptasi Reflective Thinking Questionnaire (RTQ) dari Kember et al. (2000), sedangkan prestasi akademik diukur berdasarkan IPK. Analisis data menggunakan korelasi Spearman dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat hubungan positif dan signifikan antara persepsi terhadap keterampilan berpikir kritis dan prestasi akademik (ρ = 0,257; p = 0,005); (2) terdapat hubungan positif dan signifikan antara persepsi terhadap keterampilan berpikir reflektif dan prestasi akademik (ρ = 0,275; p = 0,003); (3) persepsi terhadap keterampilan berpikir reflektif tidak berhubungan signifikan dengan prestasi akademik setelah dikontrol bersama persepsi terhadap keterampilan berpikir kritis (B = 0,002; p = 0,435); dan (4) kedua variabel secara simultan berhubungan signifikan dengan prestasi akademik (F = 4,202; p = 0,017), dengan model menjelaskan 6,9% variasi prestasi akademik (R² = 0,069). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi terhadap keterampilan berpikir kritis dan persepsi terhadap keterampilan berpikir reflektif memiliki keterkaitan dengan prestasi akademik, dengan hubungan persepsi terhadap keterampilan berpikir reflektif menjadi tidak signifikan ketika persepsi terhadap keterampilan berpikir kritis diperhitungkan secara simultan. Temuan ini menunjukkan bahwa prestasi akademik mahasiswa berkaitan dengan berbagai faktor, termasuk aspek kognitif yang tercermin dalam keterampilan berpikir kritis dan reflektif.