Abstrak
Analisis Usahatani Pembibitan Cabai Rawit Hibrida Bhaskara F1 Di Kabupaten Magetan
Oleh :
Fitri Wahyu Ningsih - V4423002 - Sekolah Vokasi
Cabai rawit
merupakan salah satu komoditas hortikultura yang populer dibudidayakan di
Kabupaten Magetan. Persebaran budidaya komoditas ini mencakup sembilan
kecamatan di wilayah tersebut. Salah satu faktor penentu keberhasilan panen cabai rawit adalah penggunaan
bibit unggul yang berasal dari benih bermutu. Salah satu benih cabai rawit yang
bermutu adalah benih cabai rawit hibrida
varietas Bhaskara F1 yang toleran terhadap
penyakit layu bakteri dan jamur, serta serangan busuk buah (Antracnose). Tujuan dari kegiatan tugas
akhir ini adalah: (1) mengetahui tata tata cara pembibitan cabai rawit dengan
baik daan benar, (2) mengetahui peluang pemasaran pembibitan cabai rawit di
Kabupaten Magetan, (3) mengukur efisiensi biaya usahatani dan
kelayakan usaha pada pembibitan cabai rawit di Kabupaten Magetan. Kegiatan
Tugas Akhir dilaksanakan di Jl.Raya Sarangan, Ds Candirejo RT 05 RW 01,
Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Waktu pelaksanaan dimulai
pada tanggal 23 April 2026-14 juni 2026.
Metode pelaksanaanya yaitu pratik
langsung dimana mahasiswa melaksanakan kegiatan pembibitan dari awal pemilihan
benih hingga analisis usahatani, selanjutnya metode observasi, pengumpulan dokumentasi,
metode terakhir yaitu studi pustaka. Berdasarkan
hasil kegiatan tugas akhir didapatkan hasil
bibit cabai sehat bebas hama dan penyakit,
memiliki tinggi yang seragam dan daun yang sempurna tanpa ada kecacatan. Pemasaran
pembibitan cabai dilaksanakan secara offline (petani mandiri, ibu PKK, IRT )
dan pemasaran online (IG,WA). Ditemukan juga gejala penyakit busuk batang
karena jamur Phytophhthora capsici akibat
aerasi media tanam yang buruk akibat air hujan, sehingga penangganan yang
dilakukan adalah penyulaman bibit cabai
yang rusak dengan bibit cabai baru. Faktor-faktor yang mempengaruhi
keuntungan usahatani pembibitan cabai rawit secara signifikan yaitu faktor
produksi, harga jual dan biaya produksi, usahatani pembibitan cabai rawit sudah efisien
dengan nilai R/C Ratio sebesar 1,36 dan B/C Ratio sebesar 0,36. Kata Kunci: Cabai Rawit, Pembibitan,
Analisis Usahatani