Abstrak


LAPORAN TUGAS AKHIR PERAN SUTRADARA DALAM FILM DOKUMENTER “CANTING”


Oleh :
Danendra Aryanta Putra - V1121035 - Sekolah Vokasi

Film dokumenter Canting mengangkat batik tulis sebagai warisan budaya takbenda Indonesia yang diakui oleh UNESCO pada tahun 2009. Pengakuan tersebut menegaskan bahwa batik tulis tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga mengandung teknik pembuatan, simbol, dan filosofi budaya yang diwariskan secara turun-temurun. Di tengah perkembangan teknologi, proses pembuatan batik mengalami perubahan melalui hadirnya teknik batik cap, printing, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Perkembangan tersebut menghadirkan berbagai kemudahan, namun juga memunculkan pertanyaan mengenai keberlangsungan nilai-nilai budaya yang melekat pada batik tulis tradisional. Melalui wawancara dengan akademisi, pengrajin, dan pelaku usaha batik, film dokumenter ini mengeksplorasi sejarah, proses pembuatan, nilai filosofis, serta tantangan yang dihadapi batik tulis dalam menghadapi modernisasi. Film ini berupaya menghadirkan berbagai sudut pandang untuk mengkaji apakah perkembangan teknologi menjadi ancaman atau justru peluang bagi pelestarian batik tulis sebagai warisan budaya. Diharapkan dokumenter Canting dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga nilai budaya yang terkandung dalam batik tulis sekaligus mendorong pelestarian yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa menghilangkan identitas dan makna yang dimilikinya.