;

Abstrak


ANALISIS IMPLEMENTASI PENDAMPINGAN BERBASIS EMOTIONAL QUOTIENT (EQ) BAGI ANAK SLOW LEARNER PADA PENDIDIKAN INKLUSIF


Oleh :
Wiwik Kristiani - S032508091 - Fak. KIP

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan perencanaan pendampingan berbasis Emotional Quotient (EQ) bagi siswa slow learner; (2) mendeskripsikan implementasinya dalam pendidikan inklusif; (3) mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat; dan (4) mendeskripsikan dampaknya terhadap optimalisasi pendidikan inklusif di SD Negeri 3 Dlepih. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang dilaksanakan pada tahun 2025. Informan penelitian meliputi kepala sekolah, guru kelas, orang tua, dan siswa slow learner. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan keabsahan data melalui triangulasi sumber dan teknik. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pendampingan berbasis EQ dilakukan melalui identifikasi kebutuhan akademik, sosial, dan emosional siswa sebagai dasar penentuan strategi pendampingan. Implementasinya dilakukan secara terintegrasi melalui komunikasi empatik, motivasi, penguatan positif, pengelolaan emosi, dan pengembangan keterampilan sosial. Faktor pendukung meliputi dukungan kepala sekolah, komitmen guru, lingkungan kondusif, keterlibatan orang tua, dan pembelajaran fleksibel. Faktor penghambat meliputi keterbatasan Guru Pendamping Khusus (GPK), waktu, sarana pendukung, kepercayaan diri siswa, dan interaksi sosial. Pendampingan berbasis EQ berdampak positif terhadap kepercayaan diri, motivasi belajar, keterampilan sosial, stabilitas emosional, dan partisipasi siswa. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa pendampingan berbasis EQ efektif mendukung perkembangan akademik, sosial, dan emosional siswa slow learner serta memperkuat pelaksanaan pendidikan inklusif melalui dukungan emosional guru dan kolaborasi sekolah dengan orang tua.