Abstrak
Kajian Terjemahan Ideophone dalam Buku Anak Indonesia-Arab pada Platform Literacy Cloud
Oleh :
Uzlah Alzena - B0522076 - Fak. Ilmu Budaya
Uzlah Alzena. B0522076. 2026. Kajian Terjemahan Ideophone dalam Buku Digital Anak Indonesia–Arab pada Platform Literacy Cloud. Skripsi: Program Studi Sastra Arab, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sebelas Maret Surakarta.Kajian terjemahan ideophone dalam buku anak digital Indonesia–Arab pada platform Literacy Cloud dilatarbelakangi oleh adanya ideophone. Ideophone merupakan unsur bahasa yang sarat muatan budaya sehingga sulit diterjemahkan ke bahasa sasaran. Dalam buku anak, ideophone berperan dalam membangun suasana, emosi, dan imajinasi pembaca sehingga hasil terjemahannya perlu dikaji. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah: (1) bagaimana jenis ideophone dalam buku anak digital Indonesia–Arab pada platform Literacy Cloud?, (2) bagaimana penerapan teknik terjemahan ideophone dalam buku anak digital Indonesia–Arab pada platform Literacy Cloud?, dan (3) bagaimana kualitas hasil terjemahan ideophone dalam buku anak digital Indonesia–Arab pada platform Literacy Cloud?.Tujuan penelitian ini melingkupi tiga poin, yakni: (1) mendeskripsikan jenis ideophone dalam buku anak digital Indonesia–Arab pada platform Literacy Cloud (2)menganalisis penerapan teknik terjemahan ideophone dalam buku anak digital Indonesia–Arab pada platform Literacy Cloud dan (3) menilai kualitas hasil terjemahan ideophonedalam buku anak digital Indonesia–Arab pada platform Literacy Cloud. Data penelitian berupa kata ideophone yang terdapat dalam berbagai buku anak digital Indonesia–Arab pada platform Literacy Cloud. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah platform Literacy Cloud yang menyediakan berbagai buku cerita anak dalam berbagai bahasa. Penelitian ini merupakan penelitian deksriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data simak catat. Analisis penerapan teknik penerjemahan menggunakan teori teknik penerjemahan Molina & Albir (2002), sedangkan analisis kualitas hasil terjemahan menggunakan teori Nababan, dkk. (2012).Kesimpulan penelitian ini adalah: (1) terdapat 51 data ideophone yang 29 nya termasuk inner feeling and cognitive states ideophones, 16 sound ideophones, 3 movement dan other sensory perceptions ideophones, tidak ditemukan data visual pattern ideophones, (2) ditemukan total 5 teknik terjemahan yang digunakan: teknik reduksi diterapkan pada 29 data, teknik padanan lazim diterapkan pada 13 data, teknik modulasi diterapkan pada 4 data, teknik deskripsi diterapkan pada 3 data, dan teknik amplifikasi ditemukan pada 2 data., dan (3) kualitas hasil terjemahan ideophone dalam kategori sedang dengan skor ratarata 1,8.