;

Abstrak


PERBANDINGAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) LEVEL 3 DENGAN SUNS PROQUE DITINJAU DARI SEGI RAMAH LINGKUNGAN PADA RUANG ISOLASI COVID-19 DI RSUD DR MOEWARDI SURAKARTA


Oleh :
Dony Marthen Bani - S562108002 - Fak. Kedokteran

Latar Belakang: Penggunaan alat pelindung diri (APD) pada tenaga kesehatan di ruang isolasi COVID-19 merupakan bagian penting dalam pencegahan transmisi infeksi. Namun, penggunaan APD sekali pakai dalam jumlah besar dapat meningkatkan volume limbah medis dan memberikan dampak terhadap lingkungan. SUNS Proque merupakan inovasi APD yang dirancang sebagai alternatif APD level 3 dengan konsep penggunaan ulang dan pengelolaan limbah yang lebih ramah lingkungan. Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan tingkat keramahan lingkungan APD level 3 dengan SUNS Proque pada ruang isolasi COVID-19 di RSUD Dr. Moewardi Surakarta.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik komparatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan di RSUD Dr. Moewardi Surakarta pada 15 Oktober sampai 30 November 2025. Sampel penelitian terdiri dari 56 responden yang meliputi dokter, perawat, dan petugas instalasi sanitasi yang memiliki pengalaman bekerja di ruang isolasi COVID-19. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Setiap responden menilai APD level 3 dan SUNS Proque menggunakan kuesioner berdasarkan aspek keramahan lingkungan. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-square, uji korelasi Eta, uji t independen, dan regresi logistik dengan tingkat kemaknaan p<0,05.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara APD SUNS Proque dan APD level 3 dalam tingkat keramahan lingkungan (p<0,001). Pada kelompok SUNS Proque, 17 responden (30,3%) menilai sangat ramah lingkungan, 34 responden (60,7%) menilai ramah lingkungan, dan 5 responden (9,0%) menilai kurang ramah lingkungan. Pada APD level 3, 2 responden (3,5%) menilai sangat ramah lingkungan, 39 responden (69,7%) menilai ramah lingkungan, dan 15 responden (26,8%) menilai kurang ramah lingkungan. Perbedaan bermakna ditemukan pada indikator daur ulang, desain untuk pemakaian ulang, volume limbah, dan pemilahan limbah. Analisis multivariat menunjukkan bahwa volume limbah memiliki OR 3,362 (95% CI: 1,407–8,038; p=0,006), sedangkan pemilahan limbah memiliki OR 4,138 (95% CI: 1,760–9,731; p=0,001) dan menjadi faktor yang paling dominan dalam memengaruhi penilaian keramahan lingkungan APD. Kesimpulan: Terdapat perbedaan signifikan tingkat keramahan lingkungan antara APD level 3 dan SUNS Proque pada ruang isolasi COVID-19 di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. SUNS Proque menunjukkan penilaian keramahan lingkungan yang lebih baik dibandingkan APD level 3. Empat komponen yang berperan signifikan terhadap perbedaan tersebut adalah daur ulang, desain pemakaian ulang, volume limbah, dan pemilahan limbah.