Abstrak
Sistem Pengadaan Bahan Baku Batik di PT Batik Danar Hadi Surakarta
Oleh :
Handoyo Bintang Wibowo - V0723035 - Sekolah Vokasi
Handoyo Bintang Wibowo.
V0723035. Sistem Pengadaan Bahan Baku Batik di PT Batik Danar Hadi Surakarta.
Program Studi Diploma III Manajemen Administrasi. Sekolah Vokasi, Universitas
Sebelas Maret. 2026.
Industri
batik memiliki peran strategis dalam perekonomian yang menuntut kelancaran
proses produksi melalui ketersediaan bahan baku yang terencana dan
terkoordinasi. PT Batik Danar Hadi Surakarta, sebagai industri berskala besar
dengan volume kebutuhan material yang berfluktuasi, masih dihadapkan pada
sistem administrasi pengadaan yang didominasi oleh pencatatan manual. Kondisi
ini berpotensi memicu ketidakakuratan data, dan kurang optimalnya koordinasi
internal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sistem pengadaan bahan
baku batik dan mengidentifikasi kendala yang dihadapi pada Departemen
Purchasing PT Batik Danar Hadi Surakarta. Metode penelitian yang digunakan
adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi
partisipatif, wawancara semi-terstruktur, serta dokumentasi. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa sistem pengadaan bahan baku terbagi menjadi dua mekanisme
identifikasi kebutuhan: sistem berbasis pesanan (order-driven) untuk
bahan baku utama (kain) dan sistem batas stok minimal untuk bahan penolong.
Proses dilanjutkan dengan seleksi pemasok, penerbitan Purchase Order
(PO), inspeksi kualitas saat penerimaan (batas toleransi cacat maksimal 20%),
hingga penyelesaian pembayaran. Kendala utama yang ditemukan meliputi selisih
pencatatan data stok fisik dan sistem, kekosongan barang pada pemasok tetap
yang memicu keterlambatan waktu tunggu (lead time), panjangnya birokrasi
persetujuan dokumen secara manual, serta tingginya tingkat cacat pada bahan
baku tertentu yang menghambat jadwal produksi. Penelitian ini merekomendasikan
digitalisasi sistem (ERP) pada divisi manufaktur, perluasan mitra pemasok, penerapan
Service Level Agreement (SLA) yang tegas, serta evaluasi kinerja vendor
secara berkala.