Abstrak
Pengaruh Inflasi, Tingkat Pengangguran Terbuka, dan Pertumbuhan Ekonomi terhadap Tingkat Kemiskinan di 34 Provinsi Indonesia Periode 2015–2024
Oleh :
Rizky Akbar Oktavian - F0119119 - Fak. Ekonomi dan Bisnis
Penelitian
ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi, Tingkat Pengangguran Terbuka
(TPT), dan pertumbuhan ekonomi terhadap tingkat kemiskinan di 34
provinsi Indonesia periode
2015–2024. Penelitian menggunakan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat
Statistik dengan struktur data panel seimbang sebanyak 340 observasi. Analisis
dilakukan menggunakan regresi data panel dengan Random Effect Model (REM).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi memiliki koefisien positif sebesar
0,057366 dan tidak signifikan pada tingkat signifikansi 5% (p-value=0,0509).
TPT memiliki koefisien positif sebesar 0,400643 dan berpengaruh signifikan
terhadap tingkat kemiskinan (p-value=0,0000). Pertumbuhan ekonomi menunjukkan
hubungan positif dengan tingkat kemiskinan, dengan koefisien sebesar 0,053245
dan signifikan berdasarkan output REM yang dilaporkan (p-value=0,0008). Hasil
ini tidak membuktikan hubungan sebab-akibat. Secara serentak, inflasi, TPT, dan
pertumbuhan ekonomi berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Nilai
Adjusted R-squared sebesar 0,141184 menunjukkan bahwa 14,1184 persen variasi
tingkat kemiskinan dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen dalam
spesifikasi model, sedangkan bagian variasi lainnya belum dijelaskan oleh model
dan dapat berkaitan dengan faktor
yang tidak tercakup dalam penelitian. Interpretasi hasil perlu mempertimbangkan
keterbatasan inferensial terkait karakteristik data panel, perbedaan waktu
pengukuran antarindikator, serta kondisi residual dalam model.