Abstrak
Pengaruh Material Pipa Kondensor Terhadap Ketahanan Korosi Pada Mesin Pirolisis Sampah Plastik
Oleh :
Zulfikar Dananjaya - I0422152 - Fak. Teknik
Akumulasi limbah plastik yang terus
meningkat dan melebihi kapasitas pengelolaan menjadi salah satu permasalahan
lingkungan yang memerlukan solusi yang berkelanjutan. Salah satu alternatif
penanganan yang dapat diterapkan adalah mengonversi limbah plastik menjadi
bahan bakar cair melalui proses pirolisis. Namun, uap hasil proses pirolisis
dari beberapa kondisi dan jenis plastik berpotensi mengandung senyawa asam
organik dan ion klorida yang dapat menyebabkan korosi pada komponen sistem,
terutama pipa kondensor. Penelitian ini bertujuan untuk merancang mesin
pirolisis skala rumah tangga serta mengevaluasi pengaruh pemilihan material
pipa kondensor terhadap ketahanan korosi. Proses perancangan dilakukan secara
sistematis, dimulai dari identifikasi kebutuhan pengguna, penyusunan
spesifikasi teknis, hingga pengujian korosi pada material Tembaga, Baja Karbon, dan Stainless Steel.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa jenis material memberikan pengaruh
yang signifikan terhadap laju korosi. Stainless Steel memiliki ketahanan
korosi terbaik dengan nilai laju korosi paling rendah dan estimasi umur pakai
paling panjang, sedangkan Tembaga menunjukkan laju korosi tertinggi. Karena
ketiga material memiliki karakteristik perpindahan panas yang relatif
sebanding, ketahanan terhadap korosi menjadi faktor utama dalam pemilihan
material kondensor. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa purwarupa mesin
pirolisis yang dikembangkan mampu beroperasi sesuai fungsi yang direncanakan
dan memenuhi target desain yang telah ditetapkan. Untuk pengembangan lebih
lanjut, disarankan dilakukan kajian mengenai pengaruh thermal fatigue
akibat siklus operasi berulang serta penerapan simulasi Computational Fluid
Dynamics (CFD) guna meningkatkan akurasi analisis dan keandalan sistem.