Abstrak


Pemanfaatan Sekam Padi sebagai Media dan Pengaturan Konsentrasi Larutan Nutrisi terhadap Pertumbuhan Stek Iler (Plectranthus scutellarioides L.) berbasis Hidroponik Substrat


Oleh :
Alifia Nuradilla Rajwanda - H0722008 - Fak. Pertanian

Tanaman iler (Plectranthus scutellarioides L.) adalah tanaman obat yang banyak digunakan dalam pengobatan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi dan pengaruh komposisi media tanam berbahan dasar sekam padi serta konsentrasi larutan nutrisi terhadap pertumbuhan stek iler dalam sistem hidroponik berbasis substrat. Keberhasilan perbanyakan stek bergantung pada media tanam dan ketersediaan nutrisi. Sekam padi merupakan media tanam yang menjanjikan karena bersifat berpori, memiliki sirkulasi udara yang baik, dan mampu mempertahankan kelembapan, sedangkan larutan nutrisi menyediakan nutrisi bagi tanaman. Penelitian ini dilakukan di Rumah Kaca B Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret, pada bulan Februari hingga Maret 2026 dengan menggunakan RAL yang terdiri dari lima komposisi media tanam berbasis sekam padi (M1 = 100% sekam padi bakar, M2 = 75% sekam padi bakar + 25% sekam padi kukus, M3 = 50% sekam padi bakar + 50% sekam padi kukus, M4 = 25% sekam padi bakar + 75% sekam padi kukus, dan M5 = 100% sekam padi kukus) serta tiga konsentrasi larutan nutrisi, yaitu 500, 1000, dan 1500 ppm, dengan lima ulangan. Data dianalisis menggunakan ANOVA pada tingkat signifikansi 5% (α = 0,05), sedangkan parameter fisiologis tanaman dan kandungan flavonoid dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan tidak adanya interaksi maupun pengaruh yang signifikan antara komposisi media tanam dan konsentrasi larutan hara terhadap parameter pertumbuhan. Semua kombinasi perlakuan menghasilkan hasil pertumbuhan yang sama. Media sekam padi yang dibakar dapat digunakan sebagai media tanam alternatif yang lebih ekonomis karena mendukung pertumbuhan yang sebanding dengan media lainnya. Konsentrasi larutan nutrisi sebesar 500 ppm juga mampu mendukung pertumbuhan yang sebanding dengan yang dicapai pada konsentrasi 1000 dan 1500 ppm, sehingga lebih efisien dalam hal penggunaan larutan nutrisi. Penggunaan sekam padi dan konsentrasi nutrisi 500 ppm berpotensi diterapkan dalam budidaya tanaman Iler pada sistem hidroponik berbasis substrat.