Abstrak
KEEFEKTIFAN BIMBINGAN KLASIKAL TEKNIK WINDOW SHOPPING UNTUK MENINGKATKAN PERENCANAAN KARIER SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 21 SURAKARTA
Oleh :
Nadila Dwi Suyatno - K3122057 - Fak. KIP
Nadila Dwi Suyatno. K3122057. Pembimbing: Dr. Naharus Surur, M.Pd. Keefektifan Bimbingan Klasikal Teknik Window Shopping untuk Meningkatkan Perencanaan Karier Siswa Kelas VIII SMP Negeri 21 Surakarta. Skripsi. Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret Surakarta, Juli 2026Perencanaan karier merupakan salah satu aspek perkembangan yang penting dimiliki siswa sebagai bekal dalam menentukan arah pendidikan dan karier di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan layanan bimbingan klasikal teknik window shopping untuk meningkatkan perencanaan karier siswa kelas VIII SMP Negeri 21 Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif metode Pre-Experimental dengan One Group Pretest– Posttest Design. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII D yang berjumlah 28 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa angket perencanaan karier yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas menggunakan Kolmogorov–Smirnov sebagai uji prasyarat, kemudian dilanjutkan dengan uji hipotesis menggunakan Paired Sample t-Test dengan bantuan program IBM SPSS Statistics versi 31. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata skor perencanaan karier siswa meningkat dari 80,54 pada saat pretest menjadi 91,86 pada saat posttest. Nilai signifikansi Sig. (2-tailed) 0,001 (< 0,05), sehingga terdapat peningkatan yang signifikan antara skor pretest dan posttest setelah pemberian layanan bimbingan klasikal teknik window shopping. Hipotesis alternatif (Ha) diterima, layanan bimbingan klasikal teknik window shopping terbukti efektif untuk meningkatkan perencanaan karier siswa kelas VIII SMP Negeri 21 Surakarta. Guru Bimbingan dan Konseling disarankan untuk mengimplementasikan teknik ini secara berkelanjutan dengan menyesuaikan materi kebutuhan perkembangan karier siswa. Peneliti selanjutnya disarankan untuk menguji efektivitas teknik window shopping pada jenjang pendidikan yang berbeda atau variabel lain dalam bidang Bimbingan dan Konseling, seperti minat mengikuti layanan BK, keaktifan siswa, atau pemahaman karier, guna memperoleh hasil penelitian yang lebih komprehensif.