Abstrak
IMPLEMENTASI PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJARPANCASILA PADA PROGRAM SEKOLAH PENGGERAKSD NEGERI WONOREJO KECAMATAN POLOKARTOKABUPATEN SUKOHARJO
Oleh :
Evi Nur Fajri Wijaya - S032108007 - Fak. KIP
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) perencanaan P5 padatema kewirausahaan dan kearifan lokal; 2) pelaksanaan P5 pada temakewirausahaan dan kearifan lokal; 3) evaluasi P5 pada tema kewirausahaan dankearifan lokal.Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metodestudi kasus. Subjek pada penelitian ini adalah pendidik dan peserta didik kelas IVSD Negeri Wonorejo Kecamatan Polokarto Kabupaten Sukoharjo tahun2022/2023. Pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumen. Teknikpengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi.Wawancara dan observasi dilakukan saat pengimplementasian tema kewirausahaandan kearifan lokal. Dokumentasi digunakan untuk memperkuat dan mengetahuihasil pelaksanaan tema kewirausahaan dan kearifan lokal. Validitas data dilakukanmelalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknik analisis data Miles &Huberman yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data,kemudian penarikan kesimpulan.Hasil penelitian ini disimpulkan: 1) Perencanaan P5 pada temakewirausahaan dan kearifan lokal, yaitu membentuk tim fasilitator, kesiapan satuanpendidikan pada tahap berkembang, alokasi waktu setiap hari Jumat tiga kalipertemuan untuk satu topik projek, membuat buku panduan projek. Temakewirausahaan yang diambil pada semester genap yaitu mengadakan bazar dimanapeserta didik berjualan makanan dan minuman yang dibuat dari rumah. Temakearifan lokal, peserta didik membuat taplak yang dibordir, lingkungan sekolahbanyak home industri konveksi. 2) Pelaksanaan P5 pada tema kewirausahaan dankearifan lokal yaitu mempersiapkan sumber belajar, membentuk kelompok,mengerjakan projek yang meliputi pengenalan, bayangkan, aksi atau pengerjaanprojek dan refleksi. 3) Evaluasi P5 pada tema kewirausahaan dan kearifan lokalmenggunakan evaluasi proses melalui observasi selama kegiatan pembelajaranberlangsung, kendala yang ditemui diantaranya: menentukan topik alokasi waktu,dan sarana dan prasana, solusi dari kendala yaitu mencari referensi, mencari produkyang terjangkau, memotong waktu projek, mensosialisasikan sarana dan prasaranasekolah, dampak pelaksanaan seperti secara langsung orang tua ikut terlibat, pesertadidik lebih tertib saat pembelajaran projek, membentuk kreativitas dan kemandirianpeserta didik. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa implementasi P5 telahberjalan dengan baik. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi ilmiahdan menjadi rujukan dalam pelaksanaan P5 pada program sekolah penggerak.