Abstrak
Analisis Faktor-Faktor Tingkat Pengetahuan Literasi Digital terhadap Self-Management Pasien Penyakit Hipertensi di RSUD Bung Karno
Oleh :
Tessa Amalia Putantri - V3723061 - Sekolah Vokasi
Prevalensi hipertensi di Indonesia berdasarkan Riskesdas 2023 masih tinggi yang mencatat prevalensi sebesar 34,11% dengan peningkatan terutama pada usia di atas 60 tahun, serta jumlah kasus dan kematian masih besar. Di tingkat daerah, Kota Surakarta juga mengalami peningkatan kasus hipertensi dari 26.870 pada tahun 2020 menjadi 34.917 pada tahun 2021, sehingga hipertensi tetap menjadi masalah kesehatan yang signifikan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan literasi digital terhadap self-management pasien penyakit hipertensi di RSUD Bung Karno.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional yang dilaksanakan di RSUD Bung Karno. Sampel penelitian berjumlah 94 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dengan kriteria pasien rawat jalan berusia lebih dari 18 tahun yang telah menggunakan perangkat digital 6 bulan terakhir. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan instrumen eHealth Literacy Scale (eHEALS) yang telah diuji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis secara bivariat menggunakan uji Chi-square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat responden dengan literasi kesehatan digital rendah (0%); 43% pada kategori sedang dan 57% tinggi. Hanya usia yang berhubungan signifikan (p = 0,000), sedangkan jenis kelamin (p = 0,306), pekerjaan (p = 0,841), dan intensitas penggunaan internet (p =0,102) tidak signifikan. Literasi kesehatan digital dipengaruhi oleh faktor usia dibandingkan faktor lainnya.