Abstrak
STRATEGI OPTIMALISASI MEDIA SOSIAL @MAGENZ UNTUK MEMBANGUN BRAND AWARENESS
Oleh :
Rashiif Al Fauzi - V1623073 - Sekolah Vokasi
Perkembangan media sosial mendorong perusahaan memanfaatkannya sebagai instrumen digital marketing untuk membangun brand awareness. PT Kode Evolusi Bangsa mengembangkan akun @Magenz sebagai media komunikasi digital yang menargetkan early professional berusia 20–30 tahun. Namun, pengelolaan @Magenz belum optimal, ditandai dengan rendahnya jumlah pengikut, jangkauan konten, dan engagement. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi strategi media sosial @Magenz, mengidentifikasi faktor penyebab belum optimalnya strategi, serta merumuskan strategi optimalisasi media sosial.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi media sosial @Magenz mencakup content planning, content quality, content distribution, dan audience engagement. Implementasinya belum optimal karena content planning belum konsisten, kualitas visual dan content value masih perlu ditingkatkan, distribusi konten belum sepenuhnya menyesuaikan karakteristik platform dan algoritma, serta interaksi dengan audiens masih rendah. Hasil wawancara menunjukkan bahwa brand awareness @Magenz masih berada pada tahap unaware of brand, dan dua informan target audiens belum pernah mengenal maupun melihat akun @Magenz.Berdasarkan hasil penelitian, strategi optimalisasi yang dirumuskan meliputi penguatan content planning, peningkatan kualitas visual dan content value, penyesuaian distribusi konten dengan karakteristik platform, serta penguatan audience engagement melalui komunikasi dua arah dan fitur interaktif. PT Kode Evolusi Bangsa disarankan meningkatkan konsistensi pengelolaan media sosial, sedangkan penelitian selanjutnya disarankan melibatkan informan yang lebih beragam dan menggunakan periode penelitian yang lebih panjang.