Abstrak
Pengaruh Faktor Ekonomi dan Faktor Sosial terhadap Kinerja Keuangan UMKM pada Kampung Wisata Batik Kauman dan Kampoeng Batik Laweyan Surakarta
Oleh :
Grace Andewi Christiani - K7622056 - Fak. KIP
Kehadiran UMKM berperan penting dalam pertumbuhan serta pembangunan ekonomi, salah satunya melalui sentra industri kreatif berbasis kearifan lokal seperti Kampung Wisata Batik Kauman dan Kampoeng Batik Laweyan di Surakarta. Kedua sentra ini berperan strategis dalam melestarikan warisan budaya sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat. Namun, masih banyak pelaku UMKM masih menghadapi kendala dalam mencapai kinerja keuangan optimal, baik akibat faktor ekonomi maupun faktor sosial. Penelitian ini bertujuan untuk pengaruh parsial dan simultan antara faktor ekonomi dan faktor sosial terhadap kinerja keuangan UMKM pada Kampung Wisata Batik Kauman dan Kampoeng Batik Laweyan Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan populasi di Kampung Wisata Batik Kauman yaitu 80 pelaku/pengelola UMKM danKampoeng Batik Laweyan yaitu 20 pelaku/pengelola UMKM. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang terbentuk dalam satu populasi, ditentukan menggunakan teknik nonprobability sampling dengan jenis sensus sampling.Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert 1-5. Teknik analisis data yang digunakan meliputi statistik deskriptif dan statistik inferensial (normalitas, linearitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas) serta uji hipotesis (uji T dan uji F). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: faktor ekonomi berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan UMKM dengan nilai thitung (3.211) > ttabel (1.984) dan nilai signifikansi sebesar 0.002 < 0.05, serta nilai koefisien regresi sebesar 0.278, faktor sosial berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan UMKM dengan nilai thitung(5.940) > ttabel (1.984) dan nilai signifikansi sebesar 0.000 < 0.05, serta nilai koefisien regresi sebesar 0.520, dan faktor ekonomi dan faktor sosial berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan UMKM dengan kontribusi sebesar 29.8%