Abstrak
Analisis Potensi Wisata dan Partisipasi Masyarakat Untuk Arahan Pengembangan Desa Wisata Di Kecamatan Prambanan Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2025
Oleh :
Erika Sri Utami - K5419022 - Fak. KIP
Erika Sri Utami. K5419022. Pembimbing
I: Dr. Pipit Wijayanti, S.Si., M.Sc. Pembimbing II: Dr. Rita Noviani, S.Si., M.Sc. ANALISIS
POTENSI WISATA DAN PARTISIPASI MASYARAKAT UNTUK ARAHAN PENGEMBANGAN DESA WISATA
DI KECAMATAN PRAMBANAN KABUPATEN SLEMAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TAHUN 2025. Skripsi, Surakarta : Fakultas
Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Juli 2026.Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui (1) potensi desa wisata di Kecamatan Prambanan,
Kabupaten Sleman. (2) tingkat
partisipasi masyarakat dalam pengembangan desa wisata di Kecamatan Prambanan,
Kabupaten Sleman. (3) arahan pengembangan desa wisata di Kecamatan Prambanan,
Kabupaten Sleman. Pengukuran potensi des wisata dilakukan menggunakan metode
skoring, partisipasi masyarakat menggunakan tangga partisipasi Arnstein, dan
penentuan arahan pengembangan desa wisata menggunakan metode SAST.
Hasil menunjukkan bahwa desa wisata di Kecamatan Prambanan terbagi
menjadi dua jenis kelas potensi, yaitu sedang dan sangat tinggi. Partisipasi
masyarakat dalam pengembangan desa wisata di Kecamatan Prambanan memiliki dua
macam tingkat partisipasi, yaitu tinggi (citizen power) untuk Desa
Wisata Sambirejo dan sedang (tekonism) untuk Desa Wisata Rumah Domes dan
Desa Wisata Pengklik. Metode SAST yang digunakan untuk analisis arahan
pengembangan dengan delapan asumsi di Desa Wisata Rumah Domes berada pada
kuadran I, II, III, dan IV, empat asumsi di Desa Wisata Sambirejo berada pada
kuadran I, II dan IV, sedangkan sembilan asumsi di Desa Wisata Pengklik berada
pada kuadran I, II, III, dan IV.