Abstrak
Experiential Learning dalam Pembiasaan Praktik Beragama untuk Pengembangan Keterampilan Berpikir Kritis di SMA Al-Islam 1 Surakarta
Oleh :
Mukhtar Hamid Nashrulloh - K8421039 - Fak. KIP
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis implementasi pembiasaan praktik beragama sebagai pendekatan Experiential Learning di SMA Al-Islam 1 Surakarta, (2) menganalisis proses refleksi siswa terhadap pengalaman keagamaan yang diperoleh melalui pembiasaan praktik beragama, dan (3) menganalisis kontribusi pembiasaan praktik beragama dalam pengembangan keterampilan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian terdiri atas guru pendamping program pembiasaan praktik beragama, pembina kegiatan keagamaan, dan siswa yang aktif mengikuti program tersebut. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan praktik beragama berkontribusi terhadap pengembangan keterampilan berpikir kritis siswa melalui pengalaman belajar yang berlangsung secara berkesinambungan. Keterampilan berpikir kritis berkembang ketika siswa memperoleh pengalaman keagamaan secara langsung, melakukan refleksi terhadap pengalaman tersebut, membangun pemahaman konseptual, kemudian menerapkan nilai-nilai yang diperoleh dalam berbagai situasi kehidupan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa proses tersebut merepresentasikan tahapan Experiential Learning yang meliputi concrete experience, reflective observation, abstract conceptualization, dan active experimentation, sehingga mendukung berkembangnya indikator berpikir kritis siswa, yaitu focus, reason, inference, situation, clarity, dan overview.