Abstrak


Analisis Peran Guru dalam Pembelajaran Batik di SLB Negeri Karanganyar


Oleh :
Nur Rokhimah - K3219055 - Fak. KIP

Nur Rokhimah, K3219055. Pembimbing: Prof. Dr. Slamet Supriyadi M.Pd. ANALISIS PERAN GURU DALAM PEMBELAJARAN BATIK DI SLB NEGERI KARANGANYAR. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret. 2025.Saat ini, banyak upaya untuk tingkatkan kemandirian dan keterampilan kerja anak berkebutuhan khusus. Pembelajaran batik di SLB Negeri Karanganyar jadi inovasi menarik: sekaligus ajar keterampilan vokasi dan terapi. Keberhasilan ini bergantung pada peran guru sebagai fasilitator utama yang sesuaikan cara mengajar dengan kebutuhan unik setiap siswa. Penelitian ini teliti secara mendalam peran guru pada tiga hal: perencanaan pelajaran, pelaksanakan, dan evaluas pembelajaran. Fokus pada tantangan di lapangan juga dibahas. Metode kualitatif deskriptif pakai observasi langsung ikut serta, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, plus analisis dokumen kurikulum (subjek: 1 guru seni rupa, 2 siswa tunagrahita). Hasilnya, peran guru sangat beragam: bukan hanya tunjuk cara, tapi juga bantu dan atur kegiatan. Saat merencana, guru buat teknik batik sederhana agar cocok dengan kemampuan gerak dan pikir siswa. Saat mengajar, kreativitas jadi alat terapi untuk latih tangan halus, tingkatkan fokus, dan bangun rasa percaya diri. Namun, ada tantangan besar: alat dan ruang belajar kurang memadai, guru butuh pelatihan lebih untuk hadapi jenis disabilitas berbeda, serta sulit tangani perbedaan antar siswa yang butuh perlakuan khusus. Kesimpulan: Guru bukan hanya pengajar biasa, tapi kunci sukses pembelajaran batik ini. Oleh karena itu, sekolah dan pemerintah perlu dukung dengan pelatihan rutin serta fasilitas lengkap, agar tercipta lingkungan belajar yang ramah dan bermanfaat bagi semua.