Abstrak
PENGARUH PERBEDAAN LEGUMINOSA TERHADAP PERFORMA PRODUKSI KAMBING SAPERA
Oleh :
Farhan Malik Aziz - H0522070 - Fak. Peternakan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan leguminosa terhadap performa produksi kambing Sapera. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni–Desember 2025 di Go Public Farm, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta menggunakan 20 ekor kambing Sapera betina umur 2,5–3 tahun pada laktasi ke-3 dan tidak bunting. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan lima ulangan, yaitu P0 (silase daun singkong), P1 (alfalfa tropik), P2 (kaliandra), dan P3 (Indigofera). Pakan diberikan dalam bentuk ransum dengan komposisi 50% konsentrat dan 50% hijauan. Parameter yang diamati meliputi pertambahan bobot badan harian (PBBH), pertambahan bobot badan (PBB), konsumsi ransum (FI), feed conversion ratio (FCR), dan feed efficiency ratio (FER). Data dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap parameter PBBH dan PBB, tetapi tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap FI, FCR, dan FER. Perlakuan P1 (alfalfa tropik) menghasilkan nilai PBBH dan PBB tertinggi masing-masing sebesar 72,38 g/ekor/hari dan 1520 g, sedangkan perlakuan P0 (silase daun singkong) menghasilkan nilai terendah masing-masing sebesar 23,80 g/ekor/hari dan 500 g. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan alfalfa tropik sebagai sumber hijauan memberikan performa produksi terbaik pada kambing Sapera terutama terhadap pertambahan bobot badan harian dan pertambahan bobot badan.