Abstrak
TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM FILM DOKUMENTER FINAL M-SERIES PERTAMA OLEH TEAM EVOS LEGENDS(KAJIAN SOSIOPRAGMATIK)
Oleh :
Muhammad Fatahillah - B312408003 - Fak. Ilmu Budaya
Muhammad
Fatahillah B312408003. 2026. Pembimbing: Prof. Drs. Riyadi Santosa, M.Ed., Ph.D
dan Drs. Agus Hari Wibowo, M.A., Ph.D. Tindak Tutur Direktif dalam Film
Dokumenter Final M-Series Pertama oleh Tim EVOS Legends 2019. Tesis.
Program Studi S-2 Ilmu Linguistik Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas
Maret.Perkembangan
industri e-sports menjadikan komunikasi verbal sebagai salah satu faktor
penting dalam membangun koordinasi dan keberhasilan tim profesional. Namun,
penelitian mengenai tindak tutur direktif masih didominasi oleh kajian pada
film fiksi atau percakapan sehari-hari sehingga belum banyak mengungkap
penggunaan tindak tutur direktif dalam komunikasi alami pada situasi
kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi, jenis, dan
bentuk tindak tutur direktif yang digunakan oleh pelatih, kapten, dan pemain
dalam film dokumenter Final M-Series Pertama Tim EVOS Legends
serta menjelaskan perkembangan penggunaannya berdasarkan struktur naratif film.Penelitian
ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal
terpancang. Data penelitian berupa tuturan direktif dalam film dokumenter Final
M-Series Pertama produksi EVOS Legends yang dikumpulkan melalui teknik simak
dan catat, kemudian divalidasi melalui focus group discussion (FGD)
bersama pakar sosiopragmatik. Data dianalisis menggunakan model etnografi Spreadley
yang meliputi analisis domain, taksonomi, dan komponensial untuk
mengidentifikasi kategori serta hubungan antartemuan.
Hasil
penelitian menunjukkan bahwa komunikasi dalam tim lebih banyak memanfaatkan
strategi tindak tutur langsung untuk mendukung koordinasi yang cepat dan
efektif, sedangkan strategi tidak langsung digunakan untuk membangun pemahaman
bersama. Jenis tindak tutur yang dominan berfungsi menyampaikan informasi,
memberikan instruksi, dan mengoordinasikan tindakan, sementara bentuk imperatif
dan deklaratif menjadi bentuk yang paling banyak digunakan sesuai dengan
kebutuhan komunikasi tim. Penelitian ini juga menemukan bahwa penggunaan tindak
tutur direktif berkembang mengikuti struktur naratif, yaitu dari komunikasi
yang berpusat pada pelatih pada tahap orientasi, berkembang menjadi komunikasi
koordinatif pada tahap komplikasi, berubah menjadi komunikasi reflektif pada
tahap evaluasi, dan mencapai komunikasi kolaboratif pada tahap resolusi. Temuan
tersebut menunjukkan bahwa perubahan strategi, jenis, dan bentuk tindak tutur
dipengaruhi oleh perkembangan alur cerita serta perubahan peran sosial pelatih,
kapten, dan pemain. Penelitian selanjutnya disarankan mengembangkan kajian
pragmatik digital (cyberpragmatics) serta mengkaji fenomena campur kode
(code mixing) dan alih kode (code switching) dalam komunikasi tim
e-sports profesional.