Abstrak
PENGARUH INTERVENSI SILKY PUDDING SPIRULINA (Arthrospira platensis) DENGAN DAUN KELOR (Moringa oleifera) TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN DAN INDEKS ERITROSIT REMAJA PUTRI ANEMIA
Oleh :
Hana Mamnukha - S532408004 - Fak. Kedokteran
Latar Belakang: Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan yang dapat
memengaruhi pertumbuhan, fungsi kognitif, dan produktivitas. Spirulina (Arthrospira
platensis) dan daun kelor (Moringa oleifera) merupakan sumber zat
gizi yang berpotensi mendukung pembentukan hemoglobin dan perbaikan indeks
eritrosit. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh intervensi silky
pudding spirulina-daun kelor terhadap kadar hemoglobin dan indeks eritrosit
pada remaja putri anemia.Metode: Penelitian
quasi-experimental pretest-posttest with control group selama 28 hari
melibatkan 27 remaja putri anemia yang dibagi menjadi kelompok silky pudding
(50 g/hari), kapsul (500 mg/hari), dan kontrol. Seluruh kelompok menerima
tablet tambah darah. Kadar hemoglobin dan indeks eritrosit diperiksa
menggunakan Hematology Analyzer. Analisis menggunakan paired
t-test, Wilcoxon, Kruskal-Wallis, Mann-Whitney, dan ANCOVA.Hasil: Perubahan rerata kadar Hb (0,79±0,50
g/dL), MCV (0,48±1,1 fl), MCH (1,38±1,2 pg), dan MCHC (2,57±0,5 g/dL) pada
kelompok I1. Perubahan rerata kadar hemoglobin (1,31±1,63 g/dL), MCV (2,65±6,9
fl), MCH (2,33±2,8 pg), dan MCHC (3,05±1,1 g/dL) pada kelompok I2. Perubahan
rerata kadar Hb (0,67±0,27 g/dL), MCV (0,39±0,9 fl), MCH (0,96±1,1 pg), MCHC
(1,06±1,4 g/dL). Perubahan
rerata kadar Hb, MCV, MCH, dan MCHC cenderung lebih tinggi pada kedua kelompok intervensi
dibandingkan kelompok kontrol, dengan peningkatan terbesar pada kelompok I2.
Namun, tidak terdapat perbedaan perubahan kadar Hb, MCV, dan MCH antar kelompok
(p>0,05), sedangkan perubahan MCHC berbeda secara signifikan (p=0,045). Namun,
setelah dikontrol terhadap kadar awal, asupan protein, zat besi, dan vitamin C
menggunakan analisis ANCOVA, intervensi tidak menunjukkan pengaruh yang
signifikan terhadap kadar Hb maupun indeks eritrosit (p>0,05).Simpulan: Intervensi spirulina-daun
kelor dalam bentuk silky pudding maupun kapsul yang dikombinasikan
dengan tablet tambah darah belum menunjukkan pengaruh yang berbeda terhadap
kadar hemoglobin dan indeks eritrosit dibandingkan kelompok kontrol. Meskipun
demikian, kedua bentuk intervensi menghasilkan respons hematologis yang relatif
setara dengan kelompok kontrol.