;

Abstrak


Penerapan dan Pengawasan terhadap Prinsip Mengenali Pengguna Jasa oleh Notaris di Kota Surabaya Provinsi Jawa Timur dalam Rangka Mencegah Tindak Pidana Pencucian Uang


Oleh :
Gabriella Irma Monica Siringo Ringo - S352402025 - Fak. Hukum

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepatuhan Notaris di Kota Surabaya dalam penerapan Prinsip Mengenali Pengguna Jasa (PMPJ), menganalisis pelaksanaan pengawasan kepatuhan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Timur, serta merumuskan upaya optimalisasi penerapan PMPJ dalam rangka pencegahan tindak pidana pencucian uang. Penelitian ini merupakan penelitian hukum socio-legal dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan sosio-legal. Data primer diperoleh melalui kuesioner kepada 72 Notaris di Kota Surabaya dan wawancara dengan narasumber dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Timur, sedangkan data sekunder diperoleh melalui studi kepustakaan. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan menghubungkan ketentuan hukum dengan penerapannya dalam praktik kenotariatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PMPJ oleh Notaris di Kota Surabaya belum terlaksana secara optimal. Kendala penerapan PMPJ meliputi perbedaan pemahaman mengenai kewajiban PMPJ, kekhawatiran terhadap hubungan PMPJ dengan rahasia jabatan Notaris, kompleksitas administrasi, penggunaan aplikasi goAML, serta pemenuhan informasi oleh pengguna jasa. Faktor-faktor tersebut dianalisis berdasarkan faktor hukum, penegak hukum, sarana atau fasilitas, masyarakat, dan kebudayaan. Pengawasan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Timur telah dilaksanakan melalui pembinaan, sosialisasi, audit kepatuhan, dan pengawasan berbasis risiko, namun masih menghadapi keterbatasan dalam pembinaan dan jangkauan pengawasan. Optimalisasi penerapan PMPJ memerlukan penguatan kepatuhan Notaris, pembinaan dan pengawasan secara berkelanjutan, penguatan koordinasi kelembagaan, serta penyederhanaan formulir Customer Due Diligence tanpa mengurangi substansi kewajiban PMPJ.