Abstrak
Nilai Budaya dalam Upacara Ritual Pulung Langse Di Sukoharjo Sebagai Materi Ajar Teks Deskripsi Kelas XI Di SMA
Oleh :
Maulina Wulandari - K1222049 - Fak. KIP
Penelitian ini
bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan tahapan pelaksanaan ritual Pulung
Langse di Kabupaten Sukoharjo, (2) Mendeskripsikan nilai-nilai budaya dalam upacara ritual Pulung Langse,
dan (3) Mendeskripsikan pemanfaatan nilai budaya dalam upacara ritual Pulung
Langse sebagai materi ajar teks deskripsi pada peserta didik kelas XI SMA.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian
dilaksanakan di Makam Ki Ageng Balak, Desa Mertan, Kecamatan Bendosari,
Kabupaten Sukoharjo dan SMA Negeri 3 Sukoharjo. Data penelitian berupa
deskripsi mengenai pelaksanaan ritual, nilai-nilai budaya yang terkandung dalam
ritual Pulung Langse, serta pemanfaatannya sebagai materi ajar teks
deskripsi. Sumber data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan juru
kunci, guru Bahasa Indonesia, dan peserta didik kelas XI, serta dokumentasi.
Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Keabsahan data
diuji dengan triaangulasi metode dan triangulasi sumber. Analisis data
menggunakan interaktif Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data,
reduksi data dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upacara
ritual Pulung Langse dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu
penyucian langse lama, masuknya ritual (manjining ubarampe), pemasangan
langse baru, pembacaan doa dan ujub, serta penutup berupa kenduri dan
pembagian berkah kepada masyarakat. Setiap tahapan mengandung nilai-nilai
budaya yang meliputi nilai religius, gotong royong, musyawarah, penghormatan
kepada leluhur, tanggung jawab, pelestarian budaya, sistem pengetahuan, bahasa,
kesenian, dan organisasi sosial masyarakat. Nilai-nilai budaya tersebut
kemudian ditransformasikan ke dalam teks deskripsi yang disusun sesuai struktur
dan kaidah kebahasaan sehingga relevan dimanfaatkan sebagai materi ajar teks deskripsi kelas XI SMA. Berdasarkan hasil
penelitian dapat disimpulkan bahwa upacara ritual Pulung Langse
mengandung nilai-nilai budaya yang masih hidup dan diwariskan secara
turun-temurun serta memiliki pemanfaatan yang tinggi sebagai sumber materi ajar
teks deskripsi pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas XI SMA. Oleh karena
itu, guru disarankan memanfaatkan budaya lokal sebagai alternatif pengembangan
materi ajar yang kontekstual guna meningkatkan kemampuan membaca sekaligus
menumbuhkan kesadaran peserta didik terhadap pelestarian budaya daerah.