Abstrak
PERAN GURU PENDIDIKAN PANCASILA SEBAGAI PENDIDIK NILAI
TELADAN DAN FASILITATOR DALAM PENANAMAN NILAI-NILAI
TOLERANSI DI SMP PANGUDI LUHUR BINTANG LAUT SOLO
Oleh :
Yohanes Rahadi Nugroho - K6422089 - Fak. KIP
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan peran guru Pendidikan
Pancasila sebagai pendidik nilai teladan dan fasilitator di SMP PL Bintang Laut Solo,
dan (2) mendeskripsikan proses penanaman nilai-nilai toleransi di SMP PL Bintang
Laut Solo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi
kasus. Sumber data meliputi dua guru Pendidikan Pancasila, Wakil Kepala Sekolah
Bidang Kurikulum, dan peserta didik kelas VII dan VIII. Teknik pengumpulan data
dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, angket terbuka, dan
dokumentasi. Validitas data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik.
Analisis data dilakukan secara interaktif mengacu pada model Miles dan Huberman,
meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa (1) guru Pendidikan Pancasila di SMP PL Bintang Laut Solo
menjalankan peran sebagai pendidik nilai teladan secara konsisten, tercermin dari
sikap adil, inklusif, dan tidak diskriminatif dalam setiap interaksi dengan peserta
didik, serta keteladanan kolektif yang ditunjukkan bersama seluruh komunitas guru;
dan sebagai fasilitator, guru merancang metode pembelajaran yang variatif seperti
presentasi kelompok lintas latar belakang, diskusi, dan pembentukan kelompok
melalui mekanisme undian, serta berperan sebagai moderator diskusi dan pengelola
konflik untuk mendorong peserta didik mempraktikkan nilai toleransi secara
langsung. (2) Proses penanaman nilai toleransi berlangsung secara sistematis melalui
tiga tahap yang dijaga konsistensinya oleh guru, yaitu perencanaan melalui
penyusunan modul ajar yang mengintegrasikan nilai toleransi dan profil pelajar
Pancasila; pelaksanaan yang dijaga guru baik di dalam kelas melalui pembelajaran
formal maupun di luar kelas melalui bimbingan dan pembiasaan pada kegiatan rutin
sekolah; serta evaluasi yang dilakukan guru secara berkelanjutan melalui refleksi
mingguan, pencatatan pada aplikasi SmartPL, dan keterlibatan orang tua. Simpulan
penelitian ini adalah peran guru Pendidikan Pancasila sebagai pendidik nilai teladan
dan fasilitator, yang dijalankan secara konsisten pada setiap tahap proses penanaman
nilai, berkontribusi signifikan terhadap terciptanya iklim sekolah yang inklusif dan
kondusif bagi internalisasi nilai-nilai toleransi peserta didik di SMP PL Bintang Laut
Solo.