Abstrak


Meningkatkan Kemampuan Mengenal Pola Melalui Permainan Engklek Anak Usia 4-5 Tahun di TK Aisyiyah 13 Baluwarti


Oleh :
Maulidya Fatikha Alma - K8120046 - Fak. KIP

ABSTRAKMaulidya Fatikha Alma. K8120046. Pembimbing I: Nurul Kusuma Dewi, S.Pd., M.Pd. Pembimbing II: Adriani Rahma Pudyaningtyas, S.Psi., M.A. MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL POLA MELALUI PERMAINAN ENGKLEK ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK AISYIYAH 13 BALUWARTI. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Juni 2026. Kemampuan mengenal pola pada anak usia dini merupakan fondasi untuk pemahaman matematika pada tingkat berikutnya. Anak usia dini diajak untuk mengenali, meniru, dan membuat pola-pola sederhana sebagai bagian dari perkembangan keterampilan mereka. Kegiatan yang melibatkan pola membantu membangun dasar untuk berpikir logis, kreativitas, serta pemahaman awal terkait dengan matematika awal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal pola melalui permainan engklek pada anak usia 4-5 tahun dengan indikator menduplikat pola, melengkapi pola yang hilang, membuat pola secara mandiri sesuai pola bentuk, warna, dan ukuran. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas dengan 2 siklus menggunakan model Kemmis dan McTaggart yang meliputi empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 11 anak yang terdiri dari 6 anak laki-laki dan 5 anak perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan menghitung persentase ketuntasan belajar anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mengenal pola anak mengalami peningkatan pada setiap siklus. Persentase ketuntasan klasikal meningkat dari pra tindakan sebesar 18,18%, menjadi 54,55% pada siklus I, dan mencapai 81,82% pada siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan engklek dapat meningkatkan kemampuan mengenal pola anak usia 4–5 tahun.