Abstrak


Pengaruh Suplementasi Omega-3 dan Betain dalam Ransum terhadap Performa Produksi Ayam Maron-1 Petelur


Oleh :
Muhammad Nu'aim Al-ghifari - H0522118 - Fak. Peternakan

Suplementasi nutrisi fungsional menjadi pendekatan strategis untuk meningkatkan performa produksi ayam lokal. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh suplementasi omega-3 dan betain dalam ransum terhadap performa produksi ayam Maron-1. Penelitian menggunakan 120 ekor ayam Maron-1 betina umur 24 minggu yang dipelihara selama delapan minggu dan disusun dalam Rancangan Acak Lengkap dengan empat perlakuan, yaitu pakan basal, suplementasi omega-3 1%, omega-3 1,25%, serta kombinasi omega-3 1% dan betain 0,1%, masing-masing dengan lima ulangan. Parameter yang diamati meliputi konsumsi pakan, hen day production, massa telur, berat telur, dan feed conversion ratio. Data dianalisis menggunakan analisis ragam dan uji lanjut Duncan pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi omega-3 hingga level 1,25% tidak memengaruhi konsumsi pakan, namun mampu meningkatkan produksi telur dan massa telur serta memperbaiki konversi pakan (P<0,05). Berat telur relatif seragam pada seluruh perlakuan, menunjukkan kestabilan proses fisiologis pembentukan telur. Disimpulkan bahwa suplementasi omega-3 pada level 1,25% merupakan perlakuan paling efektif untuk meningkatkan performa produksi ayam Maron-1 dan berpotensi diaplikasikan sebagai strategi nutrisi dalam pengembangan ayam petelur lokal.