Abstrak


PERAN VIDEO EDITOR PADA PRODUKSI FILM DOKUMENTER “LAKON: BERTAHAN, BERGANTI, BERTUMBUH”


Oleh :
Taufik Adi Nurwanto - V1123136 - Sekolah Vokasi

    Film dokumenter merupakan media representasi yang efektif dalam mengemas sejarah dan kebudayaan secara  komunikatif. Sebagai salah satu warisan seni pertunjukan tradisional, Wayang Orang Sriwedari saat ini tengah menghadapi tantangan eksistensi akibat pergeseran minat penonton dan krisis regenerasi pemain. Tugas akhir ini bertujuan untuk mendokumentasikan peran video editor dalam merekam serta menyunting materi audiovisual menjadi satu kesatuan karya film dokumenter yang utuh, sekaligus mengangkat isu eksistensi Wayang Orang Sriwedari mulai dari kondisi terkini, krisis yang pernah dihadapi, hingga upaya regenerasi pemain dan penonton sebagai bentuk keberlanjutan budaya.     Dalam proses produksi, penulis berperan sebagai video editor yang bertanggung jawab merekam momen wawancara, pertunjukan, serta aktivitas di balik layar sebagai bahan baku audiovisual. Materi tersebut kemudian disusun menjadi alur cerita yang runtut melalui proses pemilihan momen representatif, pemanduan gambar dan suara, serta penataan ritme editing yang mampu menghadirkan dinamika emosional dari kolaborasi lintas generasi antara pemain senior dan pemain muda. Proses penyuntingan ini menjadi kunci dalam menyampaikan narasi bagaimana Wayang Orang Sriwedari terbentuk dan bertahan di tengah krisis, sekaligus melanjutkan eksistensinya hingga saat ini.     Hasil dari tugas akhir ini adalah sebuah film dokumenter yang berhasil mempresentasikan sinergi antara ekosistem budaya dan kota dalam menjaga eksistensi Wayang Orang Sriwedari, yang terwujud melalui kualitas pengambilan gambar dan penyuntingan yang runtut serta menyentuh secara emosional. Dapat disimpulkan bahwa peran video editor tidak hanya sebatas teknis penyuntingan, melainkan juga berperan penting dalam membangun narasi dan pesan yang efektif untuk menggambarkan semangat kolaborasi lintas generasi sebagai kunci keberlanjutan eksistensi budaya tradisional.