Abstrak


PRARANCANGAN PABRIK BENZIL ALKOHOL DARI BENZIL KLORIDA DAN AIR KAPASITAS 20.000 TON/TAHUN


Oleh :
Yessica Jihan Eliza - I0522116 - Fak. Teknik

Benzil alkohol (C₆H₅CH₂OH) merupakan salah satu bahan kimia yang banyak digunakan sebagai pelarut, bahan tambahan dalam formulasi farmasi, kosmetik, pengawet, dan turunan aromatik. Untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri dan mengurangi ketergantungan terhadap produk impor, pabrik benzil alkohol dirancang dengan kapasitas 20.000 ton/tahun di Desa Samangraya, Cilegon, Banten. Setiap 1 kg benzil alkohol 99% membutuhkan 1,28 kg benzil klorida (C₆H₅CH₂Cl), 2,13 kg air (H2O), dan 0,005 kg toluena (C7H8). Selain menghasilkan benzil alkohol 99% sebagai produk utama, proses ini juga menghasilkan 0,025 kg benzil alkohol 95% (C₆H₅CH₂OH) dan 2,39 kg asam klorida (HCl) 15% sebagai produk samping. Proses produksi benzil alkohol dilakukan melalui reaksi hidrolisis benzil klorida dengan air. Reaksi berlangsung dalam dua Reaktor Alir Tangki Berpengaduk (RATB) yang disusun seri pada suhu 130°C dan tekanan 10 bar dengan konversi 85%. Reaksi ini bersifat endotermis, isothermal dan non-adiabatis. Produk keluaran reaktor didinginkan dan dialirkan menuju dekanter untuk memisahkan fase organik dan fase air. Fase organik dimurnikan dalam menara distilasi untuk menghasilkan produk utama benzil alkohol 99%. Selanjutnya fase air diumpankan ke extractor untuk mengambil benzil alkohol terlarut dengan menggunakan toluene. Kemudian, keluaran extractor dialirkan ke dekanter untuk memisahkan kembali fase organik dan fase air. Fase organik dimurnikan dalam menara distilasi untuk menghasilkan produk samping benzil alkohol 95%. Fase air dari dekanter menghasilkan produk samping berupa larutan HCl 15%. Saat memproduksi 1 kg produk meliputi pengadaan air sebesar 0,042 m3 /kg, saturated steam (220 °C) sebesar 1,80 kg/kg, udara tekan (4,05 bar) sebesar 0,019 m3 /kg, energi listrik sebesar 0,053 kWh, serta bahan bakar untuk boiler 0,131 L/kg dan HSD sebesar 0,010 L/kg produk. Pabrik berbentuk Perseroan Terbatas (PT) dengan struktur organisasi line and staff serta jumlah tenaga kerja sebanyak 174 orang. Prarancangan pabrik benzil alkohol dari benzil klorida dan air juga sudah dilakukan analisis keselamatan melalui software ALOHA untuk menganalisis dampak lingkungan jika ada kebocoran pada tangki penyimpanan benzil klorida dan benzil alkohol. Pabrik ini juga didukung dengan laboratorium untuk mengontrol mutu bahan baku, produk, dan air sesuai dengan spesifikasi. Hasil analisis ekonomi menunjukkan nilai Pay Back Period (PBP) selama 1,9 tahun, Rate of Return on Investment (ROROI) sebesar 57,47%, Discounted Pay Back Period (DPBP) selama 2,55 tahun, Internal Rate of Return (IRR) sebesar 21,54%. Break Even Point (BEP) sebesar 45,04% dan Shut Down Point (SDP) sebesar 16,65%. Berdasarkan analisis teknis, keselamatan, dan ekonomi, pabrik ini layak untuk didirikan.