Abstrak
Pemanfaatan Filtrat Jus Wortel (Daucus Carota L.) pada Pembuatan Yoghurt Probiotik
Oleh :
Sultan Khoirul - V1823067 - Sekolah Vokasi
Yoghurt merupakan produk olahan susu hasil fermentasi asam laktat yang
mengandung bakteri probiotik. Penambahan filtrat jus wortel pada yoghurt menjadi
salah satu inovasi pangan untuk memanfaatkan kandungan karotenoid sebagai
senyawa fungsional sekaligus pewarna alami. Penelitian ini bertujuan untuk
merancang proses pembuatan, formulasi, karakteristik kimia, nilai fungsional, serta
kelayakan ekonomi yoghurt dengan penambahan filtrat jus wortel. Formulasi
yoghurt dibuat menggunakan 200 mL susu UHT, 5% starter, dan 10 gram gula pasir
dengan variasi penambahan filtrat jus wortel sebesar 10% (F1), 20% (F2), dan 30%
(F3) dari volume susu yang digunakan. Proses produksi meliputi pembuatan filtrat
jus wortel melalui tahap perebusan, penghancuran, dan penyaringan, serta
pembuatan yoghurt yang mencakup pemanasan susu, penambahan starter dan gula,
pencampuran filtrat jus wortel, inkubasi, pemanenan, pengemasan, dan
penyimpanan. Evaluasi produk dilakukan melalui uji sensori, analisis kimia yang
meliputi kadar air, kadar abu, kadar lemak, kadar protein, dan kadar karbohidrat,
pengujian nilai fungsional berupa kandungan karotenoid, serta analisis kelayakan
usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi F3 dengan penambahan
filtrat jus wortel sebesar 30% merupakan perlakuan yang paling disukai panelis.
Sementara itu, hasil analisis kimia melalui formulasi terpilih yaitu F3 menunjukkan
bahwa yoghurt filtrat jus wortel memiliki kadar air sebesar 83,30%, kadar abu
0,11%, kadar lemak 4,13%, kadar protein 3,10%, kadar karbohidrat 9,31%, serta
total karotenoid sebesar 33,2 µg/g. Berdasarkan hasil analisis ekonomi, usaha
produk yoghurt dengan penambahan filtrat jus wortel layak dijalankan dikarenakan
perolehan B/C Ratio sebesar 1,39 Usaha ini memiliki NPV sebesar Rp175.932.106
yang diproyeksikan selama 5 tahun ke depan dengan tingkat diskon 9% serta IRR
sebesar 99%.