Abstrak
Upaya Guru dalam Memenuhi Harapan Orang Tua Terhadap Pendidikan Anak di Sekolah Dasar Berbasis Agama Islam di Kabupaten Sukoharjo
Oleh :
Diyas Septyani - K8422025 - Fak. KIP
Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana guru merespon dan berupaya memenuhi harapan orang tua terkait Pendidikan anak di sekolah dasar berbasis agama. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus yang dilaksanakan di empat sekolah dasar berbasis agama di Kecamatan Kartasura dan Grogol, Kabupaten Sukoharjo. Informan penelitian terdiri atas guru dan orang tua siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan pertimbangan dan karakteristik tertentu. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan guru dan orang tua, observasi terhadap kondisi sekolah dan proses pendidikan, serta dokumentasi data dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Penelitian ini menggunakan teori fungsionalisme struktural Talcott Parsons dengan konsep AGIL (Adaptation, Goal Attainment, Integration, dan Latency) sebagai alat analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harapan orang tua terhadap pendidikan anak tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga mencakup pembentukan karakter, kedisiplinan, nilai keagamaan, keteladanan guru, pemahaman terhadap karakter dan kebutuhan siswa, serta komunikasi yang baik dengan orang tua. Guru memandang harapan tersebut sebagai bagian dari proses pendidikan yang perlu disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan masing-masing siswa. Dalam memenuhi harapan tersebut, guru melakukan berbagai upaya, seperti menyesuaikan pembelajaran dengan karakteristik siswa, memberikan pendampingan, menjadi teladan, mengidentifikasi minat dan kemampuan siswa, serta membangun komunikasi dengan orang tua mengenai perkembangan anak. Orang tua juga turut mendukung proses tersebut melalui pembiasaan kedisiplinan, nilai keagamaan, dan pendampingan belajar di rumah. Berdasarkan perspektif fungsionalisme struktural Talcott Parsons, hubungan guru dan orang tua menunjukkan adanya keterkaitan fungsi dalam sistem pendidikan. Fungsi adaptation terlihat melalui penyesuaian guru terhadap kondisi siswa, goal attainment melalui pencapaian tujuan pendidikan, integration melalui komunikasi dan kerja sama guru dengan orang tua, serta latency melalui pemeliharaan nilai dan pembiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan. Dengan demikian, pemenuhan harapan orang tua terhadap pendidikan anak berlangsung melalui keterkaitan dan penyesuaian peran antara guru dan orang tua dalam mendukung proses Pendidikan anak.