Abstrak


Analisis Implementasi Budaya Sekolah dalam Membentuk Karakter Empati Siswa Kelas IV


Oleh :
Rewinta - K7122264 - Fak. KIP

Rewinta. K7122264. Pembimbing I: Drs. Muhamad Chamdani, M. Pd. ANALISIS IMPLEMENTASI BUDAYA SEKOLAH DALAM MEMBENTUK KARAKTER EMPATI SISWA KELAS IV: STUDI KASUS DI SDN BANIORO. Skripsi. Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Juni 2026.Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan implementasi budaya sekolah dalam membentuk karakter empati siswa kelas IV di SD Negeri Banioro; dan (2) mendeskripsikan pengalaman serta pemaknaan siswa terhadap budaya sekolah dalam proses pembentukan karakter empati. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri Banioro, Kecamatan Karangsambung, Kabupaten Kebumen. Sumber data penelitian meliputi kepala sekolah, guru kelas IV, siswa kelas IV, petugas perpustakaan, penjaga kantin, penjaga sekolah, serta dokumen pendukung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan studi dokumentasi. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi budaya sekolah dalam membentuk karakter empati siswa kelas IV telah terlaksana dengan kategori sangat baik. Implementasi budaya sekolah diwujudkan melalui budaya moral-spiritual, budaya bersih dan rapi, budaya cinta tanah air, budaya setia kawan, budaya belajar, dan budaya mutu yang dilaksanakan melalui berbagai kegiatan pembiasaan. Kegiatan tersebut mendukung perkembangan aspek empati yang meliputi perspective taking, fantasy, empathic concern, dan personal distress. Pengalaman siswa dalam mengikuti berbagai kegiatan budaya sekolah membantu mereka memahami perasaan orang lain, menghargai perbedaan, menunjukkan kepedulian, serta memberikan bantuan kepada teman yang mengalami kesulitan. Budaya sekolah di SD Negeri Banioro tidak hanya memberikan pengalaman sosial yang mendukung perkembangan karakter empati, tetapi juga membentuk pemaknaan positif siswa terhadap pentingnya sikap peduli, saling membantu, menghargai perbedaan, dan memahami perasaan orang lain. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa budaya sekolah di SD Negeri Banioro berperan dalam membentuk karakter empati siswa kelas IV melalui berbagai kegiatan pembiasaan yang dilakukan secara konsisten. Pengalaman dan pemaknaan siswa terhadap budaya sekolah mendukung internalisasi nilai-nilai karakter empati sehingga berkembang menjadi bagian dari perilaku sehari-hari siswa. Kata kunci: Budaya sekolah, karakter empati, sekolah dasar.