Abstrak


EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK SOLUTION-FOCUSED BRIEF COUNSELING (SFBC) UNTUK MEREDUKSI NOMOPHOBIA PADA SISWA KELAS IX SMP NEGERI 2 SURAKARTA


Oleh :
Eka Nur Rahmawati - K3122027 - Fak. KIP

Nomophobia merupakan kondisi psikologis yang ditandai dengan rasa cemas, takut, atau tidak nyaman ketika individu tidak dapat menggunakan smartphone. Kondisi ini berpotensi mengganggu aspek pribadi, sosial, maupun akademik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas konseling kelompok Solution-Focused Brief Counseling (SFBC) untuk mereduksi nomophobia pada siswa SMP Negeri 2 Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain One Group Pretest-Posttest. Subjek penelitian terdiri atas delapan siswa kelas IX SMP Negeri 2 Surakarta dengan tingkat nomophobia tinggi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan skala nomophobia yang telah melalui uji validitas isi, uji validitas konstruk, dan uji reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata skor nomophobia sebesar 50,63 pada pretest menurun menjadi 33,75 pada posttest, dengan penurunan sebesar 16,88 poin atau 24,82%. Hasil uji Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,012 (p < 0,05), yang berarti hipotesis alternatif (ha) diterima atau konseling kelompok Solution-Focused Brief Counseling (SFBC) efektif untuk mereduksi nomophobia pada siswa SMP Negeri 2 Surakarta. Guru BK disarankan memanfaatkan konseling kelompok Solution-Focused Brief Counseling (SFBC) sebagai salah satu alternatif layanan untuk mereduksi nomophobia pada siswa dengan mengacu pada buku panduan yang telah disusun. Peneliti selanjutnya dapat mengembangkan penelitian dengan jumlah subjek yang lebih besar dan durasi intervensi yang lebih panjang.