Abstrak
Pengaruh salep ekstrak etanol daun sirih cina (Peperomia pellucida) terhadap penyembuhan luka akut tikus model diabetes
Oleh :
Tri Wijayanto - T502302018 - Fak. Kedokteran
Latar belakang:
Luka akut diabetes yang tidak diobati secara adekuat akan menjadi luka kronis. Penyembuhan
luka akut dapat menggunakan terapi herbal, yaitu sirih cina (Peperomia
pellucida). Ekstrak daun sirih cina mengandung alkaloid, fenol, tanin,
saponin, dan flavonoid. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh salep
ekstrak etanol daun sirih cina (SEEDSC) terhadap penyembuhan luka akut tikus model
diabetes dengan kajian kadar TNF-α, IL-6, TGF-β, MDA, VEGF, neovaskularisasi,
dan epitelialisasi.Metode: Penelitian ini
menggunakan laboratorium eksperimental dengan desain posttest-only control
group. Total sampel 30 ekor tikus wistar sesuai kriteria inklusi, dibagi
menjadi lima kelompok dan masing-masing kelompok terdiri dari enam ekor tikus.
Tikus diaklimatisasi selama 7 hari, diinduksi
STZ + NA, dengan kadar glukosa darah puasa ≥ 250 mg/dL, kecuali tikus
kontrol normal. Model luka eksisi dilakukan
dua titik di punggung tikus. Kelompok (KN); tikus non diabetes dieksisi tanpa
perlakuan, kelompok (K-); tikus diabetes
dieksisi tanpa perlakuan, kelompok (K+); tikus diabetes yang dieksisi diberikan
metformin 45 mg/kg + salep povidone iodine, dan kelompok (P1); tikus diabetes yang
dieksisi diberikan metformin 45 mg/kg + SEEDSC konsentrasi 12%, kelompok (P2);
tikus diabetes yang dieksisi diberikan metformin 45 mg/kg dan SEEDSC dengan
konsentrasi 16%. Pemeriksaan menggunakan ELISA dan histopatologi dengan
pewarnaan HE. Analisis data menggunakan uji deskriptif dan ANOVA satu arah.Hasil: Kadar TNF-α,
IL-6, TGF-β, MDA, VEGF lebih rendah dan neovaskularisasi serta epitelialisasi lebih baik kelompok perlakuan 2
dibandingkan dengan kelompok kontrol
positif dan kelompok perlakuan 1 pada penyembuhan luka akut model tikus
diabetes.
Kesimpulan: Kadar TNF-α,
IL-6, TGF-β, MDA, VEGF SEEDSC konsentrasi 16% lebih rendah dan neovaskularisasi
serta epitelialisasi lebih baik dibandingkan SEEDSC konsentrasi 12% dan salep
povidone iodine pada penyembuhan luka akut tikus model diabetes. SEEDSC konsentrasi 16% dapat digunakan sebagai
pengobatan alternatif
dalam penyembuhan
luka akut diabetes.