Abstrak


PENGARUH PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS SDG KE-13 TERHADAP LITERASI SAINS DAN SELF-EFFICACY SISWA SMP DALAM PEMBELAJARAN IPA


Oleh :
Sabila Ariska Prameswari - K4522084 - Fak. KIP

Sabila Ariska Prameswari. K4522084. Pembimbing : Dr. Budi Utami, S.Pd., M.Pd. PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS SDG KE 13 TERHADAP LITERASI SAINS DAN SELF-EFFICACY SISWA SMP DALAM PEMBELAJARAN IPA. Tugas Akhir, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Juli 2026. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh model Problem Based Learning berbasis SDG ke-13 terhadap literasi sains siswa SMP, (2) pengaruh model Problem Based Learning berbasis SDG ke-13 terhadap self efficacy siswa SMP dalam pembelajaran IPA, dan (3) pengaruh model Problem Based Learning (PBL) berbasis SDG ke-13 (SDGs) terhadap literasi sains dan self efficacy siswa SMP secara simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain Non-Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Mojolaban Tahun Ajaran 2025/2026. Sampel penelitian terdiri atas kelas VIII E sebagai kelas eksperimen yang menerapkan model PBL berbasis SDG ke-13 dan kelas VIII G sebagai kelas kontrol yang menggunakan model Discovery Learning, yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Data dikumpulkan menggunakan tes literasi sains dan angket self-efficacy, kemudian dianalisis menggunakan uji MANOVA yang didahului uji prasyarat berupa uji normalitas, homogenitas varians, dan homogenitas matriks varians-kovarians. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa model PBL berbasis SDG ke-13 berpengaruh signifikan terhadap literasi sains siswa (Sig. = 0,00 < 0,05), berpengaruh signifikan terhadap self-efficacy siswa (Sig. = 0,00 < 0,05), serta berpengaruh signifikan secara simultan terhadap literasi sains dan self-efficacy berdasarkan hasil uji MANOVA (Wilks' Lambda = 273,102; Sig. = 0,00 < 0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model PBL berbasis SDG ke-13 memperoleh kemampuan literasi sains dan self-efficacy yang lebih baik dibandingkan siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model Discovery Learning. Simpulan penelitian ini adalah model Problem Based Learning berbasis SDG ke-13 berpengaruh signifikan terhadap literasi sains, self-efficacy, serta kedua variabel tersebut secara simultan pada siswa SMP dalam pembelajaran IPA. Model ini dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran yang kontekstual untuk meningkatkan kompetensi abad ke-21 melalui pembelajaran yang berpusat pada siswa dan berorientasi pada penyelesaian masalah yang berkaitan dengan isu pembangunan berkelanjutan.