Abstrak


Kapabilitas dan Kinerja Usahatani Kelapa Sawit Petani Miskin Ekstrem di Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau


Oleh :
Sri Ayu Kurniati - T652208012 - Fak. Pertanian

Usahatani kelapa sawit rakyat menghadapi keterbatasan sumber daya dan ketidakpastian produksi yang dapat memengaruhi kinerja usahatani, terutama pada petani miskin ekstrem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi penggunaan input, hubungan kapabilitas dengan pengelolaan produksi dan kinerja, serta merumuskan strategi peningkatan kapabilitas petani kelapa sawit miskin ekstrem. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau, dengan 245 responden. Efisiensi penggunaan input dianalisis menggunakan Data Envelopment Analysis (DEA) dengan terlebih dahulu menghitung Indeks Kapabilitas Petani (IKP) melalui transformasi data menggunakan Method of Successive Intervals (MSI), hubungan antarkonstruk menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS), dan strategi peningkatan kapabilitas petani menggunakan SWOT-ANP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 39 persen petani memiliki kapabilitas rendah dan 61 persen petani berada pada kategori sedang. Rata-rata efisiensi CRS sebesar 0,551, VRS sebesar 0,937, dan efisiensi skala sebesar 0,581. Kapabilitas berhubungan positif dan signifikan dengan kinerja dan pengelolaan produksi. SWOT-ANP menempatkan strategi pada Kuadran II dengan prioritas peningkatan efisiensi dalam menghadapi biaya input dan ketidakpastian harga TBS. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi metode DEA, SEM-PLS, dan SWOT-ANP untuk menganalisis keterkaitan antara kapabilitas dan kinerja serta merumuskan strategi peningkatan kapabilitas pada petani kelapa sawit miskin ekstrem. Peningkatan kapabilitas perlu diarahkan pada aspek ekonomi, sosial budaya, teknologi, dan manajemen secara bertahap, sesuai dengan kondisi petani.