Abstrak


Pengaruh Literasi Keuangan dan Kompetensi Kewirausahaan terhadap Kinerja Keuangan UMKM dengan Literasi Keuangan Digital Sebagai Variabel Mediasi


Oleh :
Kaifa Elfitri Khairunnisa - K7622067 - Fak. KIP

Kinerja keuangan UMKM di Kota Surakarta masih tergolong rendah, ditunjukkan dengan banyaknya pelaku usaha yang mengalami kegagalan meskipun jumlah keseluruhan UMKM terus bertumbuh setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi keuangan dan kompetensi kewirausahaan terhadap kinerja keuangan UMKM di Kota Surakarta, dengan literasi keuangan digital sebagai variabel mediasi, serta menguji perbedaan pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja keuangan antara pelaku usaha yang pernah dan tidak pernah mengikuti pelatihan keuangan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel 266 pelaku UMKM di kota Surakarta yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner online dan offline, kemudian diuji validitas (konvergen dan diskriminan) serta reliabilitasnya (Cronbach's Alpha dan Composite Reliability), kemudian dianalisis menggunakan Smart pls 4.0, dengan hasil menunjukkan seluruh item dinyatakan valid dan reliabel. Pengujian hipotesis menggunakan metode analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan dan kompetensi kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM, baik secara langsung maupun melalui literasi keuangan digital sebagai mediasi. Literasi keuangan dan kompetensi kewirausahaan juga berpengaruh positif terhadap literasi keuangan digital, yang selanjutnya berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan. Selain itu diketahui bahwa pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja keuangan terbukti lebih kuat pada pelaku usaha yang pernah mengikuti pelatihan keuangan dibandingkan yang belum pernah. Adanya temuan ini menegaskan pentingnya pendidikan atau edukasi keuangan dalam meningkatkan kinerja usaha. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis bagi teori RBV serta implikasi praktis bagi pelaku UMKM pemerintah dan pemangku kepentingan lain dalam upaya meningkatkan literasi dan kinerja UMKM di era digitalisasi.