Abstrak


INTEGRASI PROGRAM ADIWIYATA DALAM PEMBELAJARAN IPS SEBAGAI PENGUATAN KESADARAN LINGKUNGAN DI SMP NEGERI 1 KARANGANOM


Oleh :
Tamara Devi Dhiyaulhaq - K4422074 - Fak. KIP

Tamara Devi Dhiyaulhaq. K4422074. Prof. Dr. Sariyatun, M.Pd., M.Hum. INTEGRASI PROGRAM ADIWIYATA DALAM PEMBELAJARAN IPS SEBAGAI PENGUATAN KESADARAN LINGKUNGAN DI SMP NEGERI 1 KARANGANOM. Skripsi. Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret Surakarta Juli 2026.Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pemahaman guru dan siswa mengenai Program Adiwiyata di SMP Negeri 1 Karanganom; (2) menganalisis integrasi Program Adiwiyata dalam pembelajaran IPS, dan; (3) menganalisis dampak integrasi Program Adiwiyata dalam pembelajaran IPS sebagai penguatan kesadaran lingkungan peserta didik.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan dipilih secara purposive, meliputi kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru IPS, guru Pendidikan Pancasila, koordinator Tim Adiwiyata, dan peserta didik. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik, sedangkan analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pemahaman guru mengenai Program Adiwiyata tergolong baik, sedangkan pemahaman siswa mulai berkembang melalui keterlibatan dalam kegiatan kebersihan, pemilahan sampah, perawatan tanaman, kerja bakti, dan penghijauan, meskipun belum sepenuhnya merata dan masih memerlukan pembiasaan serta arahan guru. (2) Integrasi Program Adiwiyata dalam pembelajaran IPS dilakukan melalui perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran dengan mengaitkan nilai peduli lingkungan pada materi yang relevan, seperti krisis energi, kondisi geografis, perubahan musim, dan sumber energi ramah lingkungan. Integrasi dilakukan secara kontekstual melalui diskusi, tanya jawab, dan kegiatan nyata di sekolah, meskipun masih menghadapi keterbatasan waktu, perbedaan karakter siswa, dan fasilitas pendukung. (3) Integrasi Program Adiwiyata dalam pembelajaran IPS berdampak positif terhadap kesadaran lingkungan siswa, yang terlihat dari meningkatnya pemahaman dan perilaku seperti membuang serta memilah sampah, menjaga kebersihan kelas, dan berpartisipasi dalam kegiatan lingkungan. Meskipun perubahan belum sepenuhnya konsisten, penguatan kesadaran lingkungan memerlukan pembiasaan, keteladanan, dan dukungan seluruh warga sekolah agar berkembang menjadi kebiasaan berkelanjutan.